Paslon Adu Program Penanganan Dampak COVID-19 di Debat Terakhir

Rabu, 02 Desember 2020 - 09:13 WIB
“Dalam 100 hari pertama, kita akan meningkatkan frekuensi test swab. Dari 1.200 tes menjadi 6.000 tes per hari, dan meningkatkan jumlah laboratorium tiga kali lipat dari saat ini," beber Appi .

Selain itu, akan ada juga penambahan 6 lab menjadi 15 lab di seluruh kota. Appi-Rahman akan mendorong peningkatan kapasitas personel dan peralatan di setiap lab.

Paslon Syamsu Rizal-Fadli Ananda alias Dilan melalui tim perumus program kesehatannya, Khudri Arsyad mengaku, pihaknya telah menyiapkan berbagai program dalam kasus ini. Ada strategi bersama percepatan pemulihan dampak COVID-19 yang dibagi menjadi dua sub program yakni bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi warga.

“Misalnya ada program 1 RW 1 dokter rakyat untuk mewujudkan RW sehat, membebaskan biaya tindakan medis pasien COVID-19 dan pos pelayanan terpadu dan terintegrasi," bebernya.

Selain itu, akan ada mobile kotak corona atau mobile koko. Di mana di setiap rumah tangga akan diberi P3K namun isinya akan ditambahkan dengan hand sanitizer, masker dan buku pintar protokol kesehatan .

Baca juga: Konsolidasi, Perindo Total Gerakkan Mesin untuk Appi-Rahman

“Kalau di bidang pemulihan ekonomi warga, Dilan akan mendorong pemerintah kota menyiapkan dana modal kerja mulai Rp500 ribu sampai Rp50 juta. Selain itu, pemerintah kota memastikan hak-hak pekerja terpenuhi berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan," bebernya.

Sementara, Muwafiq selaku jubir paslon Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH (Imun) menuturkan, pihaknya juga telah menyiapkan langkah khusus untuk penanganan COVID-19 . Sekali pun tak terlalu spesifik dijabarkan dalam program unggulan Imun.

Ialah program BPJS kesehatan gratis kelas tiga. "Iya, sudah masuk di situ dalam penanganan COVID-19 . Kita akan biayai, khusus kelas tiga," ungkapnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!