Alhamdulillah, Bansos Rp600 Ribu Mulai Diterima Warga Surabaya
Senin, 11 Mei 2020 - 22:59 WIB
Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial mulai dicairkan secara bertahap di Kota Surabaya mulai hari ini, Senin (11/5/2020). Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews/Yuswantoro
SURABAYA - Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) mulai dicairkan secara bertahap di Kota Surabaya, Senin (11/5/2020). Bantuan senilai Rp600 ribu itu akan diterima 174.332 KK di Kota Pahlawan.
(Baca juga: OTG Meningkat, Dokter Gigi Ini Pakai APD Saat Periksa Pasien )
Koordinator Perencanaan, Data, Pakar dan Analisis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, bantuan sosial tunai mulai dicairkan hari ini di kantor Pos. Bantuan dari Kemensos berupa uang tunai itu sebesar Rp600 ribu. "Bantuan ini akan disalurkan secara bertahap dan akan disalurkan selama tiga bulan, yakni Mei, Juni, Juli," kata Eri.
Ia melanjutkan, metode pencairan BST ini melalui PT Pos, sehingga data 174.332 KK itu disalurkan ke PT Pos yang tersebar di Kota Surabaya. Kemudian, pihak PT Pos yang mengundang warga untuk mengambil bantuan di kantor PT Pos. "Nanti jadwal penyalurannya akan diatur dan digilir oleh PT Pos. Jadi, pemkot hanya support data basenya," ucapnya.
Kepala Bappeko itu menambahkan, ada data 174.332 KK penerima itu berasal dari MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di Kota Surabaya, yang jumlahnya sebanyak 235.477 KK. Para MBR ini dibagi menjadi dua, sebanyak 61.145 KK sudah mendapatkan bantuan PKH serta sembako regular, dan selama ini sudah berjalan.
"Kemudian sisanya sebanyak 174.332 KK yang mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp600 ribu perbulan selama tiga bulan," jelasnya.
(Baca juga: OTG Meningkat, Dokter Gigi Ini Pakai APD Saat Periksa Pasien )
Koordinator Perencanaan, Data, Pakar dan Analisis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, bantuan sosial tunai mulai dicairkan hari ini di kantor Pos. Bantuan dari Kemensos berupa uang tunai itu sebesar Rp600 ribu. "Bantuan ini akan disalurkan secara bertahap dan akan disalurkan selama tiga bulan, yakni Mei, Juni, Juli," kata Eri.
Ia melanjutkan, metode pencairan BST ini melalui PT Pos, sehingga data 174.332 KK itu disalurkan ke PT Pos yang tersebar di Kota Surabaya. Kemudian, pihak PT Pos yang mengundang warga untuk mengambil bantuan di kantor PT Pos. "Nanti jadwal penyalurannya akan diatur dan digilir oleh PT Pos. Jadi, pemkot hanya support data basenya," ucapnya.
Kepala Bappeko itu menambahkan, ada data 174.332 KK penerima itu berasal dari MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) di Kota Surabaya, yang jumlahnya sebanyak 235.477 KK. Para MBR ini dibagi menjadi dua, sebanyak 61.145 KK sudah mendapatkan bantuan PKH serta sembako regular, dan selama ini sudah berjalan.
"Kemudian sisanya sebanyak 174.332 KK yang mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp600 ribu perbulan selama tiga bulan," jelasnya.
Lihat Juga :