Indonesia Ecofest 2020 Gairahkan Ekowisata di Berbagai Daerah Pascapandemi
Kamis, 26 November 2020 - 22:12 WIB
Sektor pariwisata pascapandemi COVID-19 mulai berdenyut. Sejumlah destinasi di berbagai daerah sudah aktif menjamu wisatawan dengan prosedur protocol kesehatan. Foto Ist
JAKARTA - Sektor pariwisata pascapandemi COVID-19 mulai berdenyut. Sejumlah destinasi di berbagai daerah sudah aktif menjamu wisatawan dengan prosedur protocol kesehatan. Di sini lain, wisatawan pun kini lebih selektif memilih destinasi wisata yang dikunjungi. Tak hanya faktor kenyamanan berwisata, tetapi juga faktor kesehatan, keamanan dan kualitas berwisata.
Tentu ini menjadi sebuah tantangan bagi stakeholder pariwisata untuk meningkatkan mutu destinasi wisata. Tidak sekedar berlomba memikat arus kunjungan wisatawan, namun sekaligus juga mempertimbangkan keberlanjutan (sustainability), keamanan dan kenyamanan berwisata.
Ekowisata pun digadang-gadang bakal menjadi tren pasca pandemi karena dinilai lebih solutif untuk mendorong terciptanya pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan aspek konservasi lingkungan, kelestarian ragam budaya dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal. (Baca: Melawan Arus, Ambulans Bawa Pasien COVID-19 Tabrak Motor Polisi)
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggeraan Kegiatan (Events), Rizki Handayani dalam pembukaan Indonesia Ecofest ini juga berharap para stakeholder terkait bisa memanfaatkan kesempatan ajang ini untuk memasarkan paket-paket ekowisata yang kekinian sesuai target pasar yang dibidik, terutama milenial yang suka dengan petualangan dan wisata alam yang menantang.
“Indonesia memiliki berjuta potensi ekowisata yang patut diketahui masyarakat. Melalui Indonesia Ecofest 2020, kami berharap akan lebih banyak lagi wisatawan yang melakukan aktivitas ekowisata. Ini secara bertahap diharapkan dapat memutar roda perekonomian Indonesia kembali bangkit,” tutur Rizki Handayani. (Bisa diklik: 3 Prajurit Yonif 700 Raider yang Tertembak di Nduga Baru 1 Bulan Bertugas di Papua)
Even yang diinsiasikan Kiad Media Kreatif bekerja sama dengan Kemenparekraf ini perdana diselenggarakan dan diikuti oleh 51 peserta dari beberapa daerah yang terdiri dari pengelola Desa Wisata, Destinasi Ekowisata, Sarana Aktifitas Ekowisata, Desa Penyangga Taman Nasional dan Taman Wisata Alam dari berbagai daerah di Indonesia.
Tentu ini menjadi sebuah tantangan bagi stakeholder pariwisata untuk meningkatkan mutu destinasi wisata. Tidak sekedar berlomba memikat arus kunjungan wisatawan, namun sekaligus juga mempertimbangkan keberlanjutan (sustainability), keamanan dan kenyamanan berwisata.
Ekowisata pun digadang-gadang bakal menjadi tren pasca pandemi karena dinilai lebih solutif untuk mendorong terciptanya pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan aspek konservasi lingkungan, kelestarian ragam budaya dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal. (Baca: Melawan Arus, Ambulans Bawa Pasien COVID-19 Tabrak Motor Polisi)
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggeraan Kegiatan (Events), Rizki Handayani dalam pembukaan Indonesia Ecofest ini juga berharap para stakeholder terkait bisa memanfaatkan kesempatan ajang ini untuk memasarkan paket-paket ekowisata yang kekinian sesuai target pasar yang dibidik, terutama milenial yang suka dengan petualangan dan wisata alam yang menantang.
“Indonesia memiliki berjuta potensi ekowisata yang patut diketahui masyarakat. Melalui Indonesia Ecofest 2020, kami berharap akan lebih banyak lagi wisatawan yang melakukan aktivitas ekowisata. Ini secara bertahap diharapkan dapat memutar roda perekonomian Indonesia kembali bangkit,” tutur Rizki Handayani. (Bisa diklik: 3 Prajurit Yonif 700 Raider yang Tertembak di Nduga Baru 1 Bulan Bertugas di Papua)
Even yang diinsiasikan Kiad Media Kreatif bekerja sama dengan Kemenparekraf ini perdana diselenggarakan dan diikuti oleh 51 peserta dari beberapa daerah yang terdiri dari pengelola Desa Wisata, Destinasi Ekowisata, Sarana Aktifitas Ekowisata, Desa Penyangga Taman Nasional dan Taman Wisata Alam dari berbagai daerah di Indonesia.
Lihat Juga :