Wali Kota Solo: Jika Tak Layak dan Belum Berani, Jangan Lakukan Dulu

Senin, 23 November 2020 - 16:27 WIB
Saat rapid test, ditemukan adanya siswa yang reaktif COVID-19. Sehingga untuk memastikannya apakah positif atau tidak, maka dilanjutkan swab PCR. Siswa yang bersangkutan untuk sementara tidak diperkenankan masuk untuk pembelajaran tatap muka.



“Namun jika masyarakat mengizinkan pembelajaran tatap muka Januari 2021, maka semuanya harus ikut bertanggungjawab terkait pelaksanaannya. Seperti saat mengantar dan menjemput anak dari sekolah, harus dilakukan orangtua,” ujar dia. (Baca Juga: Sekolah Tatap Muka di Kota Bogor Picu Pro Kontra)

Polanya seperti simulasi pembelajaran tatap muka yang kini dilaksanakan di tiga sekolah. Sebab pelaksanaannya diakui cukup berat. Tak kalah penting adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat. Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, jaga jarak dan menjauhi kerumunan.

(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!