Anak Buruh Tani Asal Bekasi Sukses Raih Gelar Doktor di UNJ
Minggu, 22 November 2020 - 04:55 WIB
Tak cepat puas, tahun 2011, Rasminto pun memberanikan diri ikut seleksi masuk program Pascasarjana di Program Studi Kependudukan & Lingkungan Hidup (PKLH) Pascasarjana UNJ. Di tahun tersebut, Rasminto juga berkesempatan mendapatkan program beasiswa, hanya saja kesempatan itu urung Ia dapatkan karena terkendala syarat administrasi.
Tak patah arang, Rasminto yang sudah biasa bekerja sejak masih muda tetap bertekad melanjutkan kuliahnya meski tanpa program beasiswa. Lagi-lagi pilihannya pun bekerja, di masa-masa ini berbagai pekerjaan dilakoni antara lain menjadi pengajar di STKIP Pancasakti Bekasi, hingga menjadi konsultan pendidikan di NGO Save The Children (USA).
Berkat upaya kerasnya, Ia pun berhasil meraih gelar Magister Pendidikan di tahun 2013 dan berhasil meraih predikat cumlaude dengan indeks prestasi 3.77.
Berhasil meraih gelar doktor kependudukan dan lingkungan hidup. (Baca juga: Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Unimerz Jalani Asesmen Daring )
Setelah berhasil meraih gelar magister, Ia pun masih tak merasa puas, tahun 2015 Ia pun melanjutkan kuliahnya di S3 PKLH Pascasarjana UNJ. "Lulus S2, saya justru merasa dahaga belajar. Karena itu, saya pun berupaya melanjutkan studi di program studi yang sama. Niatnya agar pendidikan saya mendekati paripurna dan bisa membanggakan keluarga,” tutur Rasminto kepada SINDOnews, Sabtu 21 November 2020.
Program doktor ini dilalui Rasminto dengan cukup berat, dia yang sempat pesimis dengan beasiswa di fase ini kembali menjalani kuliahnya dengan biaya mandiri. "Pendidikan saya tempuh sambil mengajar sebagai dosen di FKIP Unisma Bekasi dan menjadi konsultan di beberapa lembaga swasta maupun pemerintahan,” terang Rasminto.
Tak patah arang, Rasminto yang sudah biasa bekerja sejak masih muda tetap bertekad melanjutkan kuliahnya meski tanpa program beasiswa. Lagi-lagi pilihannya pun bekerja, di masa-masa ini berbagai pekerjaan dilakoni antara lain menjadi pengajar di STKIP Pancasakti Bekasi, hingga menjadi konsultan pendidikan di NGO Save The Children (USA).
Berkat upaya kerasnya, Ia pun berhasil meraih gelar Magister Pendidikan di tahun 2013 dan berhasil meraih predikat cumlaude dengan indeks prestasi 3.77.
Berhasil meraih gelar doktor kependudukan dan lingkungan hidup. (Baca juga: Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Unimerz Jalani Asesmen Daring )
Setelah berhasil meraih gelar magister, Ia pun masih tak merasa puas, tahun 2015 Ia pun melanjutkan kuliahnya di S3 PKLH Pascasarjana UNJ. "Lulus S2, saya justru merasa dahaga belajar. Karena itu, saya pun berupaya melanjutkan studi di program studi yang sama. Niatnya agar pendidikan saya mendekati paripurna dan bisa membanggakan keluarga,” tutur Rasminto kepada SINDOnews, Sabtu 21 November 2020.
Program doktor ini dilalui Rasminto dengan cukup berat, dia yang sempat pesimis dengan beasiswa di fase ini kembali menjalani kuliahnya dengan biaya mandiri. "Pendidikan saya tempuh sambil mengajar sebagai dosen di FKIP Unisma Bekasi dan menjadi konsultan di beberapa lembaga swasta maupun pemerintahan,” terang Rasminto.
Lihat Juga :