Jelang Puncak Musim Hujan, DKI Jakarta Sedang Berusaha Keras Antisipasi Banjir

Kamis, 19 November 2020 - 04:51 WIB
Ariza menyebut Jakarta Selatan mendapat perhatian lebih karena kondisi geografis wilayahnya yang rendah. Untuk itu, semua sumber daya dan alat yang ada perlu dikerahkan untuk meminimalisir dampak musim hujan yang mungkin terjadi.

"Kita tahu bersama, Jakarta dan juga Jakarta Selatan, datarannya rendah. Setiap tahunnya di musim penghujan sebagian besar wilayahnya banjir dan tergenang air. Namun demikian, kita semua terus berupaya semaksimal mungkin dengan sumber daya manusia dan lainnya kita berupaya untuk melakukan kerja-kerja dalam penanganan banjir," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ariza secara simbolis menyaksikan pendistribusikan sejumlah sarana pendukung dalam rangka menghadapi musim penghujan.

Sarana pendukung yang didistribusikan tersebut yaitu 29 perahu jerigen, 29 ring buoy, 58 dayung, 65 ban dalam truk, 13 rompi, 13 topi, 333 buku pedoman untuk OPD, 33.060 buku panduan untuk masyarakat, dan 21.000 masker kain.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, melaporkan kesiapan wilayahnya untuk menghadapi musim hujan. Kesediaan alat seperti pompa stationer, pembangunan sumur resapan, dan alat ukur curah hujan, telah disiapkan. Selain itu, upaya pengerukan langsung pun telah dilakukan di beberapa kali, waduk, serta saluran-saluran air lainnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!