Sekolah Relawan Depok Kirim Tim Kemanusiaan ke Gunung Merapi
Sabtu, 14 November 2020 - 09:42 WIB
Sekolah Relawan Depok mengirimkan satu tim siaga aksi kemanusiaan Merapi ke daerah Yogyakarta dan Magelang. Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
DEPOK - Status Gunung Merapi saat ini ada di level III dari sebelumnya hanya level II. Merespons kenaikan status itu, Sekolah Relawan Depok mengirimkan satu tim siaga aksi kemanusiaan Merapi ke daerah Yogyakarta dan Magelang.
Tim terdiri dari enam orang yang berasal dari Sukabumi, Tegal, Bandung, Bogor, Jakarta, dan sekitarnya. “Enam orang ini akan melihat langsung kondisi di sana, dan mapping daerah yang berpotensi terdampak baik di Magelang, Sleman, Boyolali, dan Klaten,” ungkap Kepala Social and Disaster Rescue Division Sekolah Relawan Depok, Muhammad Yusup, di Jalan Sawi, Depok, Sabtu (14/11/2020).
Jika melihat dari pengalaman tahun 2010, lanjut Yusup, saat itu Gunung Merapi mengalami erupsi dan wilayah yang paling terdampak adalah Magelang serta Sleman. "Ini berpotensi terjadi lagi tahun ini," tegasnya.
Disebutkan dia enam relawan ini memiliki fungsi dan tugas masing-masing yang akan dikerjakan disana. Yang pertama leader itu ada Dodi Firmansyah, kedua tim medis yaitu Hamdanu Hadi, tim mapping Syukro dan Eka Hasanudin, kemudian satu driver dan assessment yaitu Burdin, dan untuk dokumentasi story atau yang lain-lain itu ada Husaini.
Tim terdiri dari enam orang yang berasal dari Sukabumi, Tegal, Bandung, Bogor, Jakarta, dan sekitarnya. “Enam orang ini akan melihat langsung kondisi di sana, dan mapping daerah yang berpotensi terdampak baik di Magelang, Sleman, Boyolali, dan Klaten,” ungkap Kepala Social and Disaster Rescue Division Sekolah Relawan Depok, Muhammad Yusup, di Jalan Sawi, Depok, Sabtu (14/11/2020).
Jika melihat dari pengalaman tahun 2010, lanjut Yusup, saat itu Gunung Merapi mengalami erupsi dan wilayah yang paling terdampak adalah Magelang serta Sleman. "Ini berpotensi terjadi lagi tahun ini," tegasnya.
Disebutkan dia enam relawan ini memiliki fungsi dan tugas masing-masing yang akan dikerjakan disana. Yang pertama leader itu ada Dodi Firmansyah, kedua tim medis yaitu Hamdanu Hadi, tim mapping Syukro dan Eka Hasanudin, kemudian satu driver dan assessment yaitu Burdin, dan untuk dokumentasi story atau yang lain-lain itu ada Husaini.
Lihat Juga :