Hindari Kesalahan Teknis Pemakaian Pupuk Bersubsidi, Pemkab Gowa Gelar Sosialisasi
Senin, 09 November 2020 - 16:24 WIB
Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa menggelar Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi dan Kartu Tani di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan, Senin (9/11/2020). Foto: Herni Amir
SUNGGUMINASA - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa menggelar Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi dan Kartu Tani di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan, Senin (9/11/2020).
Sosialisasi ini digelar sebagai upaya untuk menghindari potensi kesalahan teknis yang terjadi di lapangan terkait dengan penggunaan pupuk bersubsidi yang telah dan akan diterima oleh para petani di Kabupaten Gowa .
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Hj Kamsina mengatakan, sosialisasi ini dilakukan karena banyak kelompok tani yang mengeluhkan kekurangan pupuk. Padahal kondisi sebenarnya bukan kekurangan pupuk, tapi teknik pemakaian pupuk yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan aturan.
"Jadi petani kita itu masih menggunakan teknik pemakaian pupuk cara lama. Dulu pemakaian pupuk untuk satu hektar lahan menggunkan pupuk sebanyak 8 sak. Tapi sekarang untuk lahan satu hektar cukup 6 sak saja. Sehingga para petani kita merasa kurang karena pemakaiannya tidak sesuai dengan aturan," kata Kamsina, saat menghadiri sosialisasi yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bontonompo.
Sosialisasi ini digelar sebagai upaya untuk menghindari potensi kesalahan teknis yang terjadi di lapangan terkait dengan penggunaan pupuk bersubsidi yang telah dan akan diterima oleh para petani di Kabupaten Gowa .
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Hj Kamsina mengatakan, sosialisasi ini dilakukan karena banyak kelompok tani yang mengeluhkan kekurangan pupuk. Padahal kondisi sebenarnya bukan kekurangan pupuk, tapi teknik pemakaian pupuk yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan aturan.
"Jadi petani kita itu masih menggunakan teknik pemakaian pupuk cara lama. Dulu pemakaian pupuk untuk satu hektar lahan menggunkan pupuk sebanyak 8 sak. Tapi sekarang untuk lahan satu hektar cukup 6 sak saja. Sehingga para petani kita merasa kurang karena pemakaiannya tidak sesuai dengan aturan," kata Kamsina, saat menghadiri sosialisasi yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bontonompo.
Lihat Juga :