Gerakan Makassar Bekerja Dilan Diyakini Bikin Aktivitas Ekonomi Kembali Bergairah

Jum'at, 06 November 2020 - 19:00 WIB
Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal , sebelumnya menyampaikan tingginya angka pengangguran merupakan salah satu problematika klasik di Makassar yang tidak kunjung tuntas. Tingkat pengangguran terbuka di kota ini memang terbilang tinggi, di atas 10%. Makassar bahkan tercatat sebagai daerah dengan angka pengangguran tertinggi di Sulsel.

Merespons kondisi itu, Dilan mencanangkan gerakan Makassar bekerja atau program ayo kerja. Program ini merupakan bagian dari tiga pilar: maju, lestari dan melayani dalam upaya mewujudkan visi Makassar Kota Sombere. Deng Ical menyampaikan, untuk mengatasi masalah pengangguran memang dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan swasta.

Baca juga: Program Dana Kelurahan Dilan Diyakini Bikin Pembangunan Tepat Sasaran

"Kolaborasi fungsional yang terintegrasi ini bentuk pengakuan saling membutuhkan dan saling menguatkan (antara pemerintah dan swasta). Tujuannya mengatasi pengangguran terbuka, termasuk kepada mereka yang kurang atau tidak memiliki skill," ucap mantan Wakil Wali Kota Makassar itu.

Bila kelak Dilan terpilih, kader Muhammadiyah ini menyampaikan, pihaknya menargetkan mampu membuka 100.000 lapangan kerja baru. Selain menggandeng swasta, pembukaan lapangan kerja juga akan dilakukan melalui program kreatif center (Kece) yang berfokus pada industri kreatif dan ekonomi baru potensial.

"Dilan punya program penyediaan 100.000 lapangan kerja baru melalui program ayo kerja yang akan mendorong dan menumbuhkan ekonomi kreatif dan ekonomi baru potensial," jelas Ketua PMI Makassar ini
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!