Unggah Video Ibu Hamil Ditandu di Jalan Rusak, Badrudin Diamankan Polisi
Kamis, 05 November 2020 - 15:07 WIB
Badrudin, warga Desa Barunai, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten dibawa ke kantor polisi setelah mengunggah video ibu hamil ditandu karena jalan rusak di desanya. Foto/Tangkapan Layar
LEBAK - Badrudin, warga Desa Barunai, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak , Banten dibawa ke kantor polisi setelah mengunggah video ibu hamil ditandu karena jalan rusak di desanya.
Video kemudian diunggah di media sosial Facebook oleh Badrudin lewat akun Badry Aldiansyah yang kemudian viral. Selanjutnya tersiar kabar penahanan terhadap Badrudin. (Baca juga: Ali Mahbub Tewas Usai Lompat Kodok dan Disiksa di Kamar Mandi Oleh 10 Tahanan)
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Panggarangan, AKP Rohidi mengatakan, postingan video soal ibu hamil yang ditandu itu banyak yang mengomentari dan menyinggung kepala desa. Sehingga antara dua kubu yang bersebrangan (pro dan kontra) memanas dan menimbulkan kegaduhan di Kampung tersebut. (Baca juga: Diduga Ancam dan Hina Perwira TNI, Bupati Alor Dilaporkan ke Polda NTT)
"Ibu hamil bernama Ibu Tiyah mau melahirkan, di mana akses jalan sampai ke balai desa Barunai tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. Apalagi habis hujan, jalan licin, terpaksa ditandu menuju balai desa untuk dibawa ke RS Malingping," ujar Kapolsek, Kamis (5/11/2020).
Video kemudian diunggah di media sosial Facebook oleh Badrudin lewat akun Badry Aldiansyah yang kemudian viral. Selanjutnya tersiar kabar penahanan terhadap Badrudin. (Baca juga: Ali Mahbub Tewas Usai Lompat Kodok dan Disiksa di Kamar Mandi Oleh 10 Tahanan)
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Panggarangan, AKP Rohidi mengatakan, postingan video soal ibu hamil yang ditandu itu banyak yang mengomentari dan menyinggung kepala desa. Sehingga antara dua kubu yang bersebrangan (pro dan kontra) memanas dan menimbulkan kegaduhan di Kampung tersebut. (Baca juga: Diduga Ancam dan Hina Perwira TNI, Bupati Alor Dilaporkan ke Polda NTT)
"Ibu hamil bernama Ibu Tiyah mau melahirkan, di mana akses jalan sampai ke balai desa Barunai tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. Apalagi habis hujan, jalan licin, terpaksa ditandu menuju balai desa untuk dibawa ke RS Malingping," ujar Kapolsek, Kamis (5/11/2020).
Lihat Juga :