Lawan Hoaks di Masa Pandemi, Masyarakat Diminta Pintar Memilih Berita

Senin, 26 Oktober 2020 - 09:36 WIB
Lebih lanjut Henri Subiakto menuturkan bahwa berita atau informasi palsu memupuk mitos yang tidak jelas hingga merugikan dan menghambat penatalaksaaan pandemi. Menurutnya bahwa orang percaya hoaks karena kecenderungan membaca dan menimpulkan secara cepat dan kurang kritis terhadap informasi.

“Masyarakat mudah percaya terhadap informasi yang berulang-ulang atau sama, kurang evaluasi terhadap kredibilitas berita,” lanjut Henry.

Dalam upaya mengantisipasi penyebaran hoaks, Henri menyampaikan pentingnya literasi digital, sosialisasi resiko aktivitas online. Perlunya digital literacy sebagai upaya pengecekan fakta dan pemahaman tentang munculnya kejahatan siber.

Dalam kesempatan yang sama, Charles Honoris selaku Anggota DPR dari Komisi I menyampaikan bawah banyaknya informasi yang beredar di internet harus dibaca secara cermat.

“Kita harus pintar memilih dan memilah berita. Pengunaan internet yang cukup tinggi selama pandemi, tentu arus informasi yang beredar juga cukup tinggi. Banyak juga informasi yang datang tidak valid. Kita harus cerdas mengindentifikasi sumber dari setiap informasi yang kita terima”, katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!