Ketahanan Pangan, Majelis Adat Keraton Siapkan Lahan 142.000 Hektare

Senin, 26 Oktober 2020 - 00:44 WIB
Pengurus Majelis Adat Keraton Nusantara saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas MAKN di Solo, Minggu (25/10/2020) malam. Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
SOLO - Majelis Adat Keraton Nusantara (MAKN) mulai mempersiapkan diri untuk realisasi program ketahanan pangan . Lahan seluas 142.000 hektare yang tersebar di berbagai daerah di tanah air diproyeksikan bakal ditanami tanaman pangan non beras.

Ketua Harian MAKN KPH Eddy Wirabumi mengatakan, pihaknya tengah menginventarisasi wilayah mana saja yang akan dimasuki program ketahanan pangan sebagai bentuk kerja nyata keraton-keraton yang ada di nusantara. Kementerian Perekonomian sendirian telah memberikan dukungan terkait program tersebut.



“Titik awal ada di Jawa Tengah , kemudian lanjut ke Bima, Dompu, dan sekitarnya,” kata Eddy Wirabumi usai rapat terbatas MAKN di Kota Solo, Minggu (25/10/2020) malam. (Baca juga : Inovasi di Tengah Pandemi, Masker Batik Solo Sukses Tembus Eropa )

MAKN sudah memikirkan mengenai program dari awal hingga akhir. Awalnya mulai pendanaan calon peserta ketahanan pangan, dalam hal ini tanaman jagung, mulai akses kredit usaha rakyat, pembinaan tata cara pengelolaan lahan, pemilihan bibit dan pupuk yang baik. Kemudian pendampingan selama masa penanaman 3-4 bulan dan pendampingan pasca panen. Sehingga hasil sesuai harapan, dan tidak mengalami penurunan harga akibat ulah pihak tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!