Polisi Diminta Serius Tangani Konflik Warga Batu-Uri

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 21:15 WIB
Didit Prananda menilai polisi lengah dalam hal penanganan konflik di Mancani. Padahal konflik warga di sini sering terjadi. Sedikit saja ada gesekan akan memicu terjadinya pertikaian yang melibatkan warga setempat.

Dengan melihat kesemua itu, LMND menduga konflik di Mancani terkesan terpelihara karena cukup lama berlangsung tanpa ada upaya pencegahan dan antisipasi pra konflik dari kepolisian dan Pemerintah Kota Palopo .

Baca Juga: Bekuk Buronan Tawuran di Johar Baru, Polisi Malah Temukan Sabu

"Seharusnya stakolder terkait membuat satuan tugas atau satgas yang melibatkan penegak hukum, pemerintah setempat dan tokoh masyarakat yang aktif memantau dilingkungan yang rawan konflik. Jadi bukan hanya penanganan saat konflik, satgas ini harus aktif pasca konflik," ujarnya.

Kapolres Palopo, AKBP Alfian Nurnas , menyampaikan korban yang meninggal dunia disaat terjadinya bentrok dipastikan turut serta dalam perkelahian atau konflik warga Batu dan Uri.

"Korban yang meninggal dunia disaat terjadinya bentrok adalah turut serta perkelahian. Hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Kota Palopo , menyebutkan korban mengalami luka serius," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!