Penyerapan Anjlok, Pendapatan Sektor Pajak Kabupaten Bekasi Meroket

Kamis, 22 Oktober 2020 - 07:55 WIB
"Kalau sekarang pandemi banyak yang terganggu ya. Seperti pajak restoran, hotel dan BPHTB. Apalagi tempat hiburan kan closed (tutup), imbasnya ke pendapatan kita," ungkapnya. (Baca juga; Bekasi Kekurangan Dokter dan Analis saat Kasus Covid-19 Masih Tinggi )

Meski demikian, Herman optimistis realisasi capaian PAD dari sektor pajak bisa mencapai 100%. Karena saat ini mulai penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masyarakat dalam menjalankan aktivitas perekonomian."Kita akan terus maksimalkan agar realisasi penerimaan pajak mencapai 100%," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2020 baru mencapai 40%. Padahal, saat ini sudah memasuki triwulan keempat. Lemahnya penyerapan anggaran itu lantaran kinerja buruk disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Baca juga; Kinerja Buruk, Serapan Anggaran Kabupaten Bekasi Baru 40% )

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi, Selamet Supriyadi menyampaikan, dari hasil rekapitulasi serapan hingga mendekati akhir Oktober ini dari sekitar Rp6,3 triliun APBD tahun 2020, angka terserap belum mencapai 50%.

"Untuk serapan anggaran memang masih rendah, sebab yang paling banyak ada di bidang fisik," katanya. Dalam memastikan penyerapan APBD bisa berjalan sesuai dengan perencanaan, dari sisa waktu tahun 2020 yang kini hanya tinggal sekitar dua bulan lagi sudah berkomunikasi dengan pihak BJB.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!