Ratusan Benda Pusaka Akan Dipamerkan di Rammang-Rammang
Minggu, 18 Oktober 2020 - 15:52 WIB
Malam 1 Suro, TMII Gelar Cuci Keris dan Benda Pusaka. Sementara itu di Kabupaten Maros, pameran benda pusaka rencananya akan digelar 28 Oktober mendatang di Rammang-Rammang. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
MAROS - Lembaga Badik Celebes, bersama Lembaga Adat dan Budaya Masyarakat Salenrang, akan menggelar pameran bilah pusaka dan konservasi di kaki Bulu Barakka Dermaga Dua Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.
Pameran ini rencananya digelar pada 28 Oktober sampai 31 Oktober 2020. Dalam kegiatan tersebut, akan ada berbagai rangkaian acara, seperti pameran bilah pusaka, kirab budaya , seminar budaya dan konservasi, dan pentas seni.
Baca juga: Musim Penghujan Diprediksi Terjadi Awal November
"Kegiatan ini dimulai dengan kirab budaya , yaitu parade kuda, bendi dan pakaian adat, lalu ada juga pemeran bilah pusaka yang akan menampilkan pusaka pusaka besi, seperti badik, tombak, sele dan lain-lain. Rencananya, kami juga akan menampilkan artefak (pusaka) batu jaman prasejarah walaupun beberapa di antaranya adalah replika," ujar Ketua Panitia, Iwan Dento, Minggu (18/10/2020).
Nantinya, juga akan dihadirkan pameran potensi sumber daya alam , dan usaha kreatif, serta menampilkan drama kolosal, atraksi pembuatan Maros poin atau anak panah manusia purba , dan terakhir akan dilakukan seminar dan mattompa pusaka.
"Diperkirakan ada ratusan pusaka yang akan kami pamerkan, yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan," jelasnya.
Pameran ini rencananya digelar pada 28 Oktober sampai 31 Oktober 2020. Dalam kegiatan tersebut, akan ada berbagai rangkaian acara, seperti pameran bilah pusaka, kirab budaya , seminar budaya dan konservasi, dan pentas seni.
Baca juga: Musim Penghujan Diprediksi Terjadi Awal November
"Kegiatan ini dimulai dengan kirab budaya , yaitu parade kuda, bendi dan pakaian adat, lalu ada juga pemeran bilah pusaka yang akan menampilkan pusaka pusaka besi, seperti badik, tombak, sele dan lain-lain. Rencananya, kami juga akan menampilkan artefak (pusaka) batu jaman prasejarah walaupun beberapa di antaranya adalah replika," ujar Ketua Panitia, Iwan Dento, Minggu (18/10/2020).
Nantinya, juga akan dihadirkan pameran potensi sumber daya alam , dan usaha kreatif, serta menampilkan drama kolosal, atraksi pembuatan Maros poin atau anak panah manusia purba , dan terakhir akan dilakukan seminar dan mattompa pusaka.
"Diperkirakan ada ratusan pusaka yang akan kami pamerkan, yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan," jelasnya.
Lihat Juga :