COVID-19 Membuat Pesanan Tenun Ulos Merosot, Perajin Menjerit
Senin, 12 Oktober 2020 - 11:00 WIB
Para perajin kain tenun Ulos di Kecamatan Silalahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, terdampak pandemi COVID-19. Foto/iNews TV/Irwansyah Sitepu
DAIRI - Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia, sejak bulan Maret 2020, berdampak besar terhadap keberlangsungan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya, para pengrajin kain tenun Ulos khas Sumatera Utara .
(Baca juga: Berjasa Bangun Nisel, Warga Kumpulkan Dana untuk Idealisman Dachi )
Para perajin kain tenun Ulos di Kecamatan Silalahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara , sangat merasakan dampak pandemi COVID-19 . Pemasaran kain tenun Ulos merosot tajam, sehingga para perajin kesulitan ekonomi.
Pandemi COVID-19 yang mengakibatkan dihentikannya segala bentuk kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan, seperti kegiatan resepsi pernikahan dan pesta adat, membuat pesanan kain tenun Ulos sepi.
Seorang penenun kain tenun Ulos, Rosianna Sagala mengaku, akibat pandemi COVID-19 pendapatannya kini turun hingga 50% bila dibandingkan pada kondisi normal sebelum adanya pandemi COVID-19 .
(Baca juga: Berjasa Bangun Nisel, Warga Kumpulkan Dana untuk Idealisman Dachi )
Para perajin kain tenun Ulos di Kecamatan Silalahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara , sangat merasakan dampak pandemi COVID-19 . Pemasaran kain tenun Ulos merosot tajam, sehingga para perajin kesulitan ekonomi.
Pandemi COVID-19 yang mengakibatkan dihentikannya segala bentuk kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan, seperti kegiatan resepsi pernikahan dan pesta adat, membuat pesanan kain tenun Ulos sepi.
Seorang penenun kain tenun Ulos, Rosianna Sagala mengaku, akibat pandemi COVID-19 pendapatannya kini turun hingga 50% bila dibandingkan pada kondisi normal sebelum adanya pandemi COVID-19 .
Lihat Juga :