Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu Akan Selalu Kami Kenang

Senin, 05 Oktober 2020 - 12:22 WIB
"Melihat Pak Edi tak jadi pulang, saya yang tadinya juga berniat sama terpaksa menunda. Malam itu, jarum jam dinding di kantor menunjukkan pukul 10 lewat 35 menit. Padahal, tadi rencananya mau pulang jam 10. Karena tak jadi pulang, Pak Edy lantas menaruh kembali jas hujan di atas meja kerjanya. Saya yang baru selesai salat Isya, sempat sekilas melirik jas hujan warna biru itu," sambung Hendri.

"Makanya seperti tak percaya, pagi ini melihat pesan di WAG kantor, foto Pak Edy sudah terbujur kaku mengenakan jas hujan biru itu," tutup Hendri.

Wakil Redaktur Pelaksana KORQN SINDO, Yanto Kusdiantono, mengatakan, tidak ada tanda-tanda akan kepergian almarhum. "Mas Edy aman? begitu seru saya hampir setiap malam setelah jam deadline koran selesai. Kata-kata itu juga saya ucapkan tadi malam sekitar jam 10.16 Waiab saat saya hendak pulang kerja. Seperti biasa, Edy menjawab, 'Aman'," sebut Yanto.

Menurut Yanto, almarhum Edy memang bertugas sebagai penjaga gawang terakhir di KORAN SINDO sebelum naskah dikirim ke percetakan. Dia akan mengecek ulang PDF koran mulai judul naskah, grafis, caption foto, dan memastikan iklan terpasang sesuai partitur yang dipesan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!