Jabar Cetak Realisasi Investasi Rp57,9 Triliun di Tengah Pandemi, Ini Rahasianya

Kamis, 01 Oktober 2020 - 15:01 WIB
"Kami mendapatkan predikat A atau prima dari kementerian untuk pelayanan investasi. Mudah-mudahan ini dapat membangun kepercayaan investor kepada Jabar," ujar Noneng.

"Pemda Provinsi Jabar terus bekerja keras untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif," tutur Noneng seraya optimistis bahwa investasi bakal mengakselerasi pemulihan ekonomi Jabar yang terpuruk akibat pandemi COVID-19.

Lebih lanjut Noneng mengatakan, masih tingginya minat berinvestasi di Jabar, khususnya di saat pandemi COVID-19, tak lepas dari upaya Pemprov Jabar, salah satunya penerapan teknologi untuk memangkas waktu dan mempermudah proses perizinan.

"Pemohon izin (investor) dapat mengajukan permohonan secara daring dan tidak harus datang ke kami. Cukup dari kantornya dengan serta-merta dapat memperoleh izin. Tentu saja apabila semua persyaratan dapat dipenuhi," ungkap dia.

Selain kemudahan izin yang diberikan Pemda Provinsi Jabar, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun kini memberikan sejumlah intensif bagi para PMA untuk berinvestasi di Indonesia.

"BKPM sudah memberikan beberapa insentif kepada para investor, di antaranya pajak, kemudahan ekspor-impor, serta program kemudahan untuk industri," kata Noneng.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!