Tahanan Positif Covid-19, Polda Kepri Ketatkan SOP Kunjungan
Rabu, 23 September 2020 - 17:08 WIB
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mengumumkan, seorang tahanan di Polresta Barelang yakni AKD, dengan kasus 1162 beberapa hari lalu diketahui positif Covid-19.
BATAM - Salah seorang tahanan di Polresta Barelang yakni AKD (34), seorang perempuan dengan kasus 1162 beberapa hari lalu diketahui positif Covid-19. Hal ini diumumkan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam dalam rilis penambahan pasien yang terkonfirmasi positif pada tanggal 20 September 2020.
Dimana dalam rilis tersebut, bertambah jumlah kasus sebanyak 11 orang dan salah satunya adalah tahanan Polresta Barelang. AKD ditetapkan sebagai suspek Covid-19 Kota Batam karena mengalami keluhan demam dan sakit tenggorokan dan saat ini dia sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. (Baca: Rampas Jenazah Pasien COVID-19, 15 Warga Batam Dijemput Polisi )
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, sebelumnya Polri sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) di tiap-tiap Sel Tahanan ditiap kantor Polisi. "Selama ini SOP kita sudah ada untuk mengantisipasi hal tersebut," ujarnya Rabu (23/9/20).
Dijelaskan Harry bahwa mereka itu setiap pagi harus berolahraga. Selain itu, jumlah kebutuhan nutrisinya itu juga cukup, terus dikontrol cek kesehatan mereka juga dilakukan. "Untuk orang yang akan melakukan kunjungan sekarang kita lebih ketat lagi peraturannya, yakni tidak boleh langsung bertemu," ujarnya. (Baca: Karyawan Positif Corona, Bar dan Resto Terkenal di Batam Tutup )
Dimana dalam rilis tersebut, bertambah jumlah kasus sebanyak 11 orang dan salah satunya adalah tahanan Polresta Barelang. AKD ditetapkan sebagai suspek Covid-19 Kota Batam karena mengalami keluhan demam dan sakit tenggorokan dan saat ini dia sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. (Baca: Rampas Jenazah Pasien COVID-19, 15 Warga Batam Dijemput Polisi )
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, sebelumnya Polri sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) di tiap-tiap Sel Tahanan ditiap kantor Polisi. "Selama ini SOP kita sudah ada untuk mengantisipasi hal tersebut," ujarnya Rabu (23/9/20).
Dijelaskan Harry bahwa mereka itu setiap pagi harus berolahraga. Selain itu, jumlah kebutuhan nutrisinya itu juga cukup, terus dikontrol cek kesehatan mereka juga dilakukan. "Untuk orang yang akan melakukan kunjungan sekarang kita lebih ketat lagi peraturannya, yakni tidak boleh langsung bertemu," ujarnya. (Baca: Karyawan Positif Corona, Bar dan Resto Terkenal di Batam Tutup )
Lihat Juga :