HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19 WIB
Al Azhar Memorial Garden (AMG) pelopor pemakaman khusus muslim modern di Indonesia genap berusia 15 tahun pada 2026. Foto/istimewa
JAKARTA - Al Azhar Memorial Garden (AMG) genap berusia 15 tahun pada 2026. Pelopor pemakaman khusus muslim modern di Indonesia ini didirikan pada 2011 oleh Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar.
Head of Business Development & Marketing AMG Reza Hidayatullah mengatakan, sebelum kehadiran AMG, konsep pemakaman yang menggabungkan tata kelola profesional dengan kepatuhan penuh terhadap syariat Islam belum banyak dijumpai di Indonesia. AMG hadir mengisi kekosongan tersebut, menawarkan pendekatan baru dalam mengelola tempat peristirahatan terakhir bagi umat Muslim — rapi, tertata, dan tetap islami.
"Menjadi yang pertama selalu membawa tantangan tersendiri, karena kami harus membangun kepercayaan dari nol. Namun setelah 15 tahun, kami bersyukur bahwa konsep yang kami perkenalkan kini diterima luas dan menjadi bagian dari kepercayaan ribuan keluarga di Indonesia," ungkapnya, Minggu (26/7/2026).
Baca juga: 5 Alasan Orang Membeli Kavling Makam di TPM Al-Azhar
Selain menjadi pelopor, AMG juga dikenal karena pengelolaan makamnya yang profesional dan sesuai syariat Islam, mulai dari orientasi lahan yang menghadap kiblat hingga prosedur pemakaman yang mengikuti kaidah fikih. Semua ini dijalankan berdampingan dengan layanan dan fasilitas yang beroperasi 24 jam penuh, memastikan keluarga mendapatkan pelayanan terbaik kapan pun mereka membutuhkan.
Reza menyebut hal ini sebagai bagian dari upaya AMG untuk memuliakan setiap tamu yang datang, tanpa memandang waktu maupun kondisi. Reza menambahkan status AMG di bawah naungan YPI Al Azhar turut memperkuat kepercayaan masyarakat.
Head of Business Development & Marketing AMG Reza Hidayatullah mengatakan, sebelum kehadiran AMG, konsep pemakaman yang menggabungkan tata kelola profesional dengan kepatuhan penuh terhadap syariat Islam belum banyak dijumpai di Indonesia. AMG hadir mengisi kekosongan tersebut, menawarkan pendekatan baru dalam mengelola tempat peristirahatan terakhir bagi umat Muslim — rapi, tertata, dan tetap islami.
"Menjadi yang pertama selalu membawa tantangan tersendiri, karena kami harus membangun kepercayaan dari nol. Namun setelah 15 tahun, kami bersyukur bahwa konsep yang kami perkenalkan kini diterima luas dan menjadi bagian dari kepercayaan ribuan keluarga di Indonesia," ungkapnya, Minggu (26/7/2026).
Baca juga: 5 Alasan Orang Membeli Kavling Makam di TPM Al-Azhar
Selain menjadi pelopor, AMG juga dikenal karena pengelolaan makamnya yang profesional dan sesuai syariat Islam, mulai dari orientasi lahan yang menghadap kiblat hingga prosedur pemakaman yang mengikuti kaidah fikih. Semua ini dijalankan berdampingan dengan layanan dan fasilitas yang beroperasi 24 jam penuh, memastikan keluarga mendapatkan pelayanan terbaik kapan pun mereka membutuhkan.
Reza menyebut hal ini sebagai bagian dari upaya AMG untuk memuliakan setiap tamu yang datang, tanpa memandang waktu maupun kondisi. Reza menambahkan status AMG di bawah naungan YPI Al Azhar turut memperkuat kepercayaan masyarakat.
Lihat Juga :