Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:02 WIB
Mantan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno membidik sektor sertifikasi sebagai bagian investasinya. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Mantan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno membidik sektor sertifikasi sebagai bagian investasinya. Langkah itu selaras dengan keperluan Indonesia memerlukan lembaga demi memastikan standardisasi bisnis skala nasional maupun internasional.
Pandangan itu menjadi salah satu alasan dirinya berinvestasi di PT Mutuagung Lestari (MUTU), perusahaan yang bergerak di bidang sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi.
Sandiaga melihat transisi menuju ekonomi hijau membutuhkan lebih dari sekadar investasi dan pengembangan teknologi. "Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi hijau. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh sistem yang mampu memastikan setiap proses memenuhi standar yang diakui secara global. Di sinilah peran perusahaan seperti MUTU menjadi sangat penting," ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Seiring meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan, perusahaan di berbagai sektor menghadapi tuntutan untuk memenuhi beragam standar, mulai dari aspek lingkungan, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga tata kelola perusahaan.
"Persyaratan tersebut juga menjadi salah satu faktor yang menentukan akses produk Indonesia ke pasar internasional," ucapnya.
Kondisi tersebut diperkirakan meningkatkan kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi, seiring pertumbuhan industri dan meningkatnya tuntutan pasar terhadap kepatuhan terhadap standar.
Pandangan itu menjadi salah satu alasan dirinya berinvestasi di PT Mutuagung Lestari (MUTU), perusahaan yang bergerak di bidang sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi.
Sandiaga melihat transisi menuju ekonomi hijau membutuhkan lebih dari sekadar investasi dan pengembangan teknologi. "Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi hijau. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh sistem yang mampu memastikan setiap proses memenuhi standar yang diakui secara global. Di sinilah peran perusahaan seperti MUTU menjadi sangat penting," ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Seiring meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan, perusahaan di berbagai sektor menghadapi tuntutan untuk memenuhi beragam standar, mulai dari aspek lingkungan, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga tata kelola perusahaan.
"Persyaratan tersebut juga menjadi salah satu faktor yang menentukan akses produk Indonesia ke pasar internasional," ucapnya.
Kondisi tersebut diperkirakan meningkatkan kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi, seiring pertumbuhan industri dan meningkatnya tuntutan pasar terhadap kepatuhan terhadap standar.
Lihat Juga :