Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman

Senin, 13 Juli 2026 - 22:19 WIB
"Tadi pagi yang bersangkutan sempat juga menjemput anaknya dari sekolah saat diberitahukan ada teror terkait ancaman bom," ujarnya.

Berdasarkan penyidikan sementara, pelaku berdalih hanya iseng saat melakukan ancaman teror bom. Meski begitu, polisi masih melakukan serangkaian pendalaman.

Diketahui, ancaman teror itu dikirimkan saat siswa sedang melakukan upacara pagi tadi. Setelah penyisiran Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror tidak ditemukan adanya bahan peledak di lokasi.

Polisi akan memeriksa kejiwaan pelaku. "Betul (dicek kejiwaan pelaku)," kata Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Alpino De Tech, Senin (13/7/2026).

Tak hanya memeriksa kondisi psikologis, polisi juga akan menggunakan pendekatan ilmiah dalam proses penyidikan. Psikologi forensik akan dilibatkan bersamaan dengan metode scientific crime investigation guna mengurai seluruh fakta, mulai dari motif hingga kemungkinan ada pihak lain yang berkaitan dengan aksi tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!