Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat

Senin, 13 Juli 2026 - 06:25 WIB
Sementara itu, enam korban lainnya yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu. Mayoritas korban mengalami patah tulang hingga luka robek akibat terpelanting dan menghantam aspal.

Sebagian besar korban merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Mereka sebelumnya baru saja mengantar rombongan pengantin dan dalam perjalanan pulang menuju rumah ketika musibah tersebut terjadi.

Baca juga: Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh

Kepala Desa Cempeh, Carkana mengatakan hampir seluruh korban masih memiliki hubungan keluarga maupun kerabat sehingga tragedi tersebut menjadi pukulan berat bagi masyarakat desa.

"Mereka habis mengantar pengantin. Jadi pulang dari sana (mengantar pengantin) putar balik lalu terjadi kecelakaan itu. Korban berasal dari satu RT, ada yang ayah dengan anak," ujar Carkana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!