SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
Kamis, 09 Juli 2026 - 15:08 WIB
SMP IL Kapten Fatubaa di Desa Fatubaa, Belu Timor, NTT berhasil meraih juara utama AIA Healthiest Schools Competition 2026. Foto/istimewa
NTT - SMP IL Kapten Fatubaa berhasil mengharumkan namanya di ajang internasional. Penghargaan tersebut diraih usai sekolah yang berada di Desa Fatubaa, Belu Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berhasil meraih juara utama AIA Healthiest Schools Competition 2026.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan sekolah mengintegrasikan pendidikan lingkungan, kewirausahaan, dan keterlibatan masyarakat melalui pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi es krim, kompos, dan pupuk cair yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 1.000 orang.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, kompetisi ini merupakan inisiatif utama dalam program AIA Healthiest Schools (AHS) yang mendorong peserta didik berusia 5–16 tahun menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari melalui empat pilar utama, yaitu pola makan sehat, gaya hidup aktif, kesehatan mental, dan keberlanjutan.
Baca juga: NTT Ditarget Jadi Lokasi Pertama Peresmian Sekolah Unggulan Garuda
SMP IL Kapten Fatubaa terpilih sebagai pemenang regional setelah menyisihkan hampir 1.000 karya dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, jumlah partisipasi tertinggi sejak program ini diluncurkan. Penghargaan tersebut diumumkan dalam seremoni regional yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.
AIA Healthiest Schools Competition menantang sekolah untuk mengubah gagasan terbaik mereka mengenai kesehatan dan kesejahteraan menjadi aksi nyata. Dengan menerapkan pembelajaran untuk menjawab tantangan di kehidupan sehari-hari, para siswa tidak hanya membangun kebiasaan hidup sehat, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi sekolah maupun masyarakat di sekitarnya.
Head Judge of the AIA Healthiest Schools Competition sekaligus AIA Group Chief Marketing Officer Stuart A. Spencer mengatakan kompetisi ini merupakan program terbesar di Asia dalam bidangnya dan membantu generasi muda mengambil peran aktif terhadap kesehatan mereka dengan mengubah pengetahuan menjadi tindakan nyata.
"Di seluruh kawasan, kita melihat meningkatnya tingkat kurangnya aktivitas fisik, kualitas nutrisi yang menurun, serta meningkatnya tekanan terhadap kesehatan mental anak muda," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Lihat video: Potret Pedih Pendidikan RI, Guru Honorer di NTT Digaji Rp150 Ribu per Bulan
Menurut dia, melalui program ini, para siswa membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengembangkan keterampilan hidup penting seperti kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan kerja sama.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan sekolah mengintegrasikan pendidikan lingkungan, kewirausahaan, dan keterlibatan masyarakat melalui pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi es krim, kompos, dan pupuk cair yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 1.000 orang.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, kompetisi ini merupakan inisiatif utama dalam program AIA Healthiest Schools (AHS) yang mendorong peserta didik berusia 5–16 tahun menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari melalui empat pilar utama, yaitu pola makan sehat, gaya hidup aktif, kesehatan mental, dan keberlanjutan.
Baca juga: NTT Ditarget Jadi Lokasi Pertama Peresmian Sekolah Unggulan Garuda
SMP IL Kapten Fatubaa terpilih sebagai pemenang regional setelah menyisihkan hampir 1.000 karya dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, jumlah partisipasi tertinggi sejak program ini diluncurkan. Penghargaan tersebut diumumkan dalam seremoni regional yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.
AIA Healthiest Schools Competition menantang sekolah untuk mengubah gagasan terbaik mereka mengenai kesehatan dan kesejahteraan menjadi aksi nyata. Dengan menerapkan pembelajaran untuk menjawab tantangan di kehidupan sehari-hari, para siswa tidak hanya membangun kebiasaan hidup sehat, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi sekolah maupun masyarakat di sekitarnya.
Head Judge of the AIA Healthiest Schools Competition sekaligus AIA Group Chief Marketing Officer Stuart A. Spencer mengatakan kompetisi ini merupakan program terbesar di Asia dalam bidangnya dan membantu generasi muda mengambil peran aktif terhadap kesehatan mereka dengan mengubah pengetahuan menjadi tindakan nyata.
"Di seluruh kawasan, kita melihat meningkatnya tingkat kurangnya aktivitas fisik, kualitas nutrisi yang menurun, serta meningkatnya tekanan terhadap kesehatan mental anak muda," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Lihat video: Potret Pedih Pendidikan RI, Guru Honorer di NTT Digaji Rp150 Ribu per Bulan
Menurut dia, melalui program ini, para siswa membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengembangkan keterampilan hidup penting seperti kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan kerja sama.
Lihat Juga :