Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers

Senin, 06 Juli 2026 - 09:17 WIB
Malam itu Slank total membawakan 18 lagu, termasuk di antaranya satu lagu anyar bertajuk Rusak Ancur dari Album Republik Fufufafa yang baru dirilis Juni 2026. Lagu itu mengkritisi tentang fenomena eksploitasi alam yang ugal-ugalan.

Grup musik asal Potlot Jakarta yang didirikan Bimbim sejak tahun 1983 silam itu mulai naik panggung pukul 21.50 WIB, selesai pukul 23.30 WIB. Konser berjalan kondusif.

Dari lagu-lagu yang dibawakan, tak sedikit yang bernuansa kritik sosial. sebut saja Naik-Naik ke Puncak Gunung (Album 8 – Mata Hati Reformasi, 1998), Kampungan (Album 2 – Kampungan, 1991), lagu Nagih Janji (Album 8, Mata Hati Reformasi, 1998) yang punya pesan memerangi Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).

“Lagu ini balik ke Mei 1998, zaman dulu kita sebutnya Kura-Kura Ninja, itu singkatan KKN, Korupsi, Kolusi, Nepotisme. Semoga hari ini udah nggak ada lagi!” timpal Bimbim dari atas panggung.

Dia juga sempat bercerita semangat mau kolaborasi dengan HS karena ada satu kesamaan visi membawa perubahan lewat gerakan sosial. Sebab itu, sikap kritis Slank tetap ditunjukkan lewat lagu-lagu yang dibawakan di atas pentas.

“Selain menghibur, Slank itu mengedukasi penggemar, protes di atas panggung. Pak Haji Suryo bilang ‘mereka (Slank) yang manggung aku yang deg-degan,” kata Bimbim saat sesi konferensi pers.

Sejumlah nomor manis juga dibawakan malam itu. Sebut saja lagu I Miss U but I Hate U, Mawar Merah, Kirim Aku Bunga, Ku Tak Bisa, Terlalu Manis, Shympaty Blues hingga Poppies Lane Memory.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!