Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Rabu, 01 Juli 2026 - 09:04 WIB
Foto: Doc. Istimewa
Menegaskan komitmennya pada kelestarian lingkungan, PERURI turut berpartisipasi dalam ajang Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026 yang digelar pada 26-28 Juni 2026 di Trans Convention Center, Bandung. Kehadiran PERURI diwujudkan melalui booth sustainability program yang memamerkan ragam program keberlanjutan perusahaan, khususnya inovasi pengelolaan limbah produksi menjadi produk baru yang bernilai guna tinggi.
Keikutsertaan ini sejalan dengan visi Sunda Karsa Fest KKJ 2026. Sebagai agenda tahunan yang bertujuan memperluas ekonomi syariah sekaligus memperkuat peran Jawa Barat dalam kemajuan ekonomi nasional, tahun ini pameran tersebut mengusung tema “Resilien, Stabil, Berkelanjutan: Memelihara Ekosistem Ekonomi Budaya Digital dan Keseimbangan Ekologi menuju Jabar Istimewa”.
Salah satu inovasi utama yang disorot PERURI dalam pameran ini adalah pengelolaan limbah kertas berharga (security waste) menjadi paving block berkualitas. Prosesnya terkelola secara ketat dan aman: limbah kertas dihancurkan dan dibakar melalui insinerator, kemudian abunya diolah dan dicampur dengan material lain hingga dicetak menjadi paving block. Langkah inovatif ini tidak hanya menjaga standar keamanan informasi tingkat tinggi milik perusahaan, tetapi juga menekan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular.
Tak hanya limbah kertas, PERURI juga memperkenalkan program Peruri WearCycle. Program ini merupakan inisiatif daur ulang seragam kerja lama yang sudah tidak terpakai menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat. Melalui inisiatif ini, perusahaan sukses mengurangi potensi limbah tekstil sekaligus membuka ruang kolaborasi yang produktif bersama para pelaku UMKM.
Keikutsertaan ini sejalan dengan visi Sunda Karsa Fest KKJ 2026. Sebagai agenda tahunan yang bertujuan memperluas ekonomi syariah sekaligus memperkuat peran Jawa Barat dalam kemajuan ekonomi nasional, tahun ini pameran tersebut mengusung tema “Resilien, Stabil, Berkelanjutan: Memelihara Ekosistem Ekonomi Budaya Digital dan Keseimbangan Ekologi menuju Jabar Istimewa”.
Salah satu inovasi utama yang disorot PERURI dalam pameran ini adalah pengelolaan limbah kertas berharga (security waste) menjadi paving block berkualitas. Prosesnya terkelola secara ketat dan aman: limbah kertas dihancurkan dan dibakar melalui insinerator, kemudian abunya diolah dan dicampur dengan material lain hingga dicetak menjadi paving block. Langkah inovatif ini tidak hanya menjaga standar keamanan informasi tingkat tinggi milik perusahaan, tetapi juga menekan volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular.
Tak hanya limbah kertas, PERURI juga memperkenalkan program Peruri WearCycle. Program ini merupakan inisiatif daur ulang seragam kerja lama yang sudah tidak terpakai menjadi berbagai produk baru yang bermanfaat. Melalui inisiatif ini, perusahaan sukses mengurangi potensi limbah tekstil sekaligus membuka ruang kolaborasi yang produktif bersama para pelaku UMKM.
Lihat Juga :