Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:32 WIB
UMB melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Mahasiswa Berdampak menggandeng SLBN 6 Jakarta untuk menyelenggarakan program Kreasi Inklusif Melalui Pemberdayaan Kreativitas dan Ekonomi Kreatif. Foto: Ist
JAKARTA - Upaya mewujudkan pendidikan inklusif tidak hanya sebatas memberikan akses belajar bagi anak berkebutuhan khusus. Lebih dari itu, diperlukan ruang yang mampu membantu mereka mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempersiapkan kemandirian di masa depan.

Berangkat dari gagasan tersebut, Universitas Mercu Buana melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Mahasiswa Berdampak menggandeng SLBN 6 Jakarta untuk menyelenggarakan program Kreasi Inklusif Melalui Pemberdayaan Kreativitas dan Ekonomi Kreatif, beberapa waktu lalu.



Program ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah luar biasa dalam mengembangkan kemampuan kreatif peserta didik sekaligus memperkenalkan peluang yang dapat dimanfaatkan melalui sektor ekonomi kreatif.

Baca juga: UMB Edukasi Kaum Ibu Tingkatkan Nutrisi Keluarga

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Desain dan Seni Kreatif (FDSK) Universitas Mercu Buana dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, dan Desain Produk. Melalui pendekatan lintas disiplin, peserta diajak mengikuti berbagai workshop seni dan perancangan media visual yang dirancang secara inklusif.

Peserta kegiatan terdiri atas siswa-siswi penyandang tunarungu, tunawicara, dan autistik di SLBN 6 Jakarta beserta para guru pendamping. Selama lima hari pelaksanaan, siswa memperoleh kesempatan mengeksplorasi kemampuan artistik mereka melalui berbagai aktivitas kreatif yang menempatkan setiap peserta sebagai subjek utama dalam proses berkarya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!