Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Rabu, 24 Juni 2026 - 07:03 WIB
Diskusi publik politik Warung Kopi yang diselenggarakan DPW Partai Perindo DPW DKI Jakarta, Selasa (23/6/2026) malam. Foto: Puteranegara
JAKARTA - Sejarawan JJ Rizal meminta agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belajar dari Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno. Hal tersebut disampaikan JJ Rizal dalam diskusi publik politik Warung Kopi yang diselenggarakan DPW Partai Perindo DPW DKI Jakarta, Selasa (23/6/2026) malam.
"Gubernur hari ini kan berasal dari PDIP, partai yang sering mendengungkan pemikiran Bung Karno. Saya pikir gubernur hari ini yang kebetulan memasuki masa 500 tahun Jakarta, belajar dari Soekarno," kata Rizal.
Rizal mengingat, Soekarno pernah menyampaikan pidato fenomenal soal Vivere Pericoloso. Menurutnya, Gubernur Jakarta harus berani menantang bahaya.
Baca juga: DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
"Soekarno pernah bikin pidato yang sangat keren menurut saya, dia menyebut tentang "Tahun Vivere Pericoloso". Jadi gubernur hari ini harus mewarisi Vivere Pericoloso, berani menantang marabahaya. Jadi jangan adem-adem aja, jangan tenang-tenang aja," ujar Rizal.
Dari Bung Karno, kata Rizal, Pemprov Jakarta harus berani menyelesaikan semua persoalan yang terjadi di Ibu Kota. "Jakarta itu punya persoalan yang besar sekali yang enggak bisa disembunyikan di balik tilam, tapi harus diselesaikan dengan berani," pungkasnya.
"Gubernur hari ini kan berasal dari PDIP, partai yang sering mendengungkan pemikiran Bung Karno. Saya pikir gubernur hari ini yang kebetulan memasuki masa 500 tahun Jakarta, belajar dari Soekarno," kata Rizal.
Rizal mengingat, Soekarno pernah menyampaikan pidato fenomenal soal Vivere Pericoloso. Menurutnya, Gubernur Jakarta harus berani menantang bahaya.
Baca juga: DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
"Soekarno pernah bikin pidato yang sangat keren menurut saya, dia menyebut tentang "Tahun Vivere Pericoloso". Jadi gubernur hari ini harus mewarisi Vivere Pericoloso, berani menantang marabahaya. Jadi jangan adem-adem aja, jangan tenang-tenang aja," ujar Rizal.
Dari Bung Karno, kata Rizal, Pemprov Jakarta harus berani menyelesaikan semua persoalan yang terjadi di Ibu Kota. "Jakarta itu punya persoalan yang besar sekali yang enggak bisa disembunyikan di balik tilam, tapi harus diselesaikan dengan berani," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :