Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Senin, 22 Juni 2026 - 16:23 WIB
Baca juga: Balet Si Kabayan, Persembahan Istimewa Marlupi Dance di Usia 70 Tahun
Sanjaya juga menjelaskan, gebogan merupakan simbol persembahan suci kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai ungkapan rasa syukur atas segala anugerah kehidupan. Gebogan dikatakannya melambangkan gunung sebagai simbol kesucian, tempat bersthananya para dewa.
"Ketika dipadukan dengan Baleganjur, maka parade ini menjadi representasi yang sangat tepat dalam menampilkan kekayaan budaya dan spiritualitas masyarakat Tabanan," imbuh Sanjaya. Dia mengaku bangga melihat perkembangan DTW Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali yang terus berbenah dari tahun ke tahun hingga kini berkembang menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.
Direktur Utama Ulun Danu Beratan Lestari, I Wayan Mustika menyampaikan bahwa Parade Gebogan dan Baleganjur tahun ini berlangsung dari 21 Juni hingga 9 Agustus 2026 ini diikuti oleh 20 Desa Adat Pemaksan Pura Ulun Danu Beratan dengan melibatkan sekitar 1.500 generasi muda yang tampil secara bergiliran.
Pelaksanaan parade dalam kurun waktu kurang lebih satu setengah bulan bertujuan memberikan kesempatan kepada wisatawan yang berkunjung ke DTW Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali untuk menikmati beragam atraksi budaya lokal dan diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri dalam meningkatkan kunjungan wisata.
Sanjaya juga menjelaskan, gebogan merupakan simbol persembahan suci kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai ungkapan rasa syukur atas segala anugerah kehidupan. Gebogan dikatakannya melambangkan gunung sebagai simbol kesucian, tempat bersthananya para dewa.
"Ketika dipadukan dengan Baleganjur, maka parade ini menjadi representasi yang sangat tepat dalam menampilkan kekayaan budaya dan spiritualitas masyarakat Tabanan," imbuh Sanjaya. Dia mengaku bangga melihat perkembangan DTW Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali yang terus berbenah dari tahun ke tahun hingga kini berkembang menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.
Direktur Utama Ulun Danu Beratan Lestari, I Wayan Mustika menyampaikan bahwa Parade Gebogan dan Baleganjur tahun ini berlangsung dari 21 Juni hingga 9 Agustus 2026 ini diikuti oleh 20 Desa Adat Pemaksan Pura Ulun Danu Beratan dengan melibatkan sekitar 1.500 generasi muda yang tampil secara bergiliran.
Pelaksanaan parade dalam kurun waktu kurang lebih satu setengah bulan bertujuan memberikan kesempatan kepada wisatawan yang berkunjung ke DTW Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali untuk menikmati beragam atraksi budaya lokal dan diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri dalam meningkatkan kunjungan wisata.
(shf)
Lihat Juga :