Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Kamis, 18 Juni 2026 - 12:19 WIB
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan sebagai pembicara utama menyampaikan pentingnya kajian akademik untuk mengatasi permasalahan ODOL. Dia menegaskan komitmen Polda Kalsel dalam hal ini Ditlantas menindaklanjuti arahan Korlantas Polri untuk zero ODOL tahun 2027.
Rektor ULM Ahmad Alim Bachri menekankan zero ODOL hanya bisa diwujudkan jika dilakukan efisiensi secara keseluruhan baik infrastruktur maupun sarana transportasi termasuk ketaatan dalam menjalankan aturan yang ada.
"Kalau ini bisa dijalankan dengan baik maka tercipta iklim usaha yang kondusif, jarang kecelakaan, umur kendaraan dan jalan akan panjang serta bisa menekan seminimal mungkin angka kecelakaan lalu lintas," katanya.
Ketua Pelaksana Seminar Daddy Fahmanadie menambahkan seminar dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri dari kepala daerah 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, unsur kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Bappeda, DPRD Provinsi dan Kabupaten, asosiasi industri (Organda, Kadin, HIPMI, Akrindo), akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta mahasiswa dan tim media.
"Hasil seminar berupa rekomendasi kebijakan dan deklarasi kami serahkan kepada pemda dan instansi terkait sebagai bahan perumusan kebijakan strategis ke depan," ucapnya.
Rektor ULM Ahmad Alim Bachri menekankan zero ODOL hanya bisa diwujudkan jika dilakukan efisiensi secara keseluruhan baik infrastruktur maupun sarana transportasi termasuk ketaatan dalam menjalankan aturan yang ada.
"Kalau ini bisa dijalankan dengan baik maka tercipta iklim usaha yang kondusif, jarang kecelakaan, umur kendaraan dan jalan akan panjang serta bisa menekan seminimal mungkin angka kecelakaan lalu lintas," katanya.
Ketua Pelaksana Seminar Daddy Fahmanadie menambahkan seminar dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri dari kepala daerah 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, unsur kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Bappeda, DPRD Provinsi dan Kabupaten, asosiasi industri (Organda, Kadin, HIPMI, Akrindo), akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta mahasiswa dan tim media.
"Hasil seminar berupa rekomendasi kebijakan dan deklarasi kami serahkan kepada pemda dan instansi terkait sebagai bahan perumusan kebijakan strategis ke depan," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :