Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43 WIB
PT Multi Nabati Asahan (MNA), Wilmar Group menyerahkan bantuan peralatan tangkap ikan di Desa Terate, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (18/5/2026). Program ini berlangsung sejak 2019. Foto/Dok. SindoNews
SERANG - PT Multi Nabati Asahan (MNA), Wilmar Group menyerahkan bantuan peralatan tangkap ikandi Desa Terate, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (18/5/2026). Program yang telah berjalan sejak 2019 ini sebagai komitmen terus mendukung aktivitas ekonomi nelayan . Program ini dijalankan bersama Koperasi Berkah Bahari Jaya yang saat ini memiliki 215 anggota nelayan.
Bantuan tersebut antara lain berupa jarring, kolam bioflok, badan kapal, dan normalisasi sungai, yang menjadi kebutuhan utama nelayan dalam melaut dan perlu diganti secara berkala setiap tahun. Bantuan tersebut juga termasuk bakti sosial saat hari besar, seperti Maulud Nabi dan hari raya. Baca juga: Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
Ketua Koperasi Berkah Bahari Jaya, Robani Hambali, mengatakan, keberadaan koperasi telah mendorong perputaran ekonomi, terutama bagi nalayan. Dukungan tersebut membantu mereka menjaga produktivitas di tengah tantangan yang semakin besar dalam sektor perikanan tradisional.
Saat ini anggota koperasi memiliki sekitar 40 perahu kecil dan 60 perahu sedang untuk melaut. “Bantuan peralatan tangkap sangat membantu nelayan karena biaya operasional terus meningkat, sementara hasil tangkapan tidak selalu stabil,” katanya, Rabu (18/5/2026).
Bantuan tersebut antara lain berupa jarring, kolam bioflok, badan kapal, dan normalisasi sungai, yang menjadi kebutuhan utama nelayan dalam melaut dan perlu diganti secara berkala setiap tahun. Bantuan tersebut juga termasuk bakti sosial saat hari besar, seperti Maulud Nabi dan hari raya. Baca juga: Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
Ketua Koperasi Berkah Bahari Jaya, Robani Hambali, mengatakan, keberadaan koperasi telah mendorong perputaran ekonomi, terutama bagi nalayan. Dukungan tersebut membantu mereka menjaga produktivitas di tengah tantangan yang semakin besar dalam sektor perikanan tradisional.
Saat ini anggota koperasi memiliki sekitar 40 perahu kecil dan 60 perahu sedang untuk melaut. “Bantuan peralatan tangkap sangat membantu nelayan karena biaya operasional terus meningkat, sementara hasil tangkapan tidak selalu stabil,” katanya, Rabu (18/5/2026).
Lihat Juga :