Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Senin, 25 Mei 2026 - 21:08 WIB
“Kami ingin gerakan ini tidak berhenti pada penanaman pohon saja, tetapi juga menghadirkan dampak yang terukur melalui monitoring dan penyusunan impact report selama satu tahun ke depan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa ITK melalui UKM Society of Renewable Energy (SRE) turut dilibatkan sebagai bagian dari aksi kolaboratif dan pembelajaran keberlanjutan bagi generasi muda,” ungkap Farah.
Aksi penanaman selanjutnya dilaksanakan pada 26 April 2026 di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser dalam momentum peringatan Hari Bumi 2026. Kegiatan tersebut diinisiasi bersama Komunitas Linbank dan Enable Project dengan mengusung tema “Menanam Kebaikan, Tumbuhkan Kehidupan”.
Sebanyak 100 pohon nangka dan 50 pohon alpukat ditanam di Kebun Desa Tapis dan Ruang Terbuka Hijau Desa Tapis dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Paser, komunitas lokal, BUMDes Karya Tapis, serta dukungan mitra perusahaan di antaranya PT Alfath Daya Utama, PT Petrosea, PT Jonathan Agung Bersaudara, dan CV Dapoer Agiz.
Ketua Komunitas Linbank Annisa Alfianti menambahkan aksi lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Aksi ini menjadi bukti bahwa komunitas, masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta dapat bergerak bersama untuk menghadirkan dampak lingkungan dan sosial yang nyata,” ujarnya.
Aksi penanaman selanjutnya dilaksanakan pada 26 April 2026 di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser dalam momentum peringatan Hari Bumi 2026. Kegiatan tersebut diinisiasi bersama Komunitas Linbank dan Enable Project dengan mengusung tema “Menanam Kebaikan, Tumbuhkan Kehidupan”.
Sebanyak 100 pohon nangka dan 50 pohon alpukat ditanam di Kebun Desa Tapis dan Ruang Terbuka Hijau Desa Tapis dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Paser, komunitas lokal, BUMDes Karya Tapis, serta dukungan mitra perusahaan di antaranya PT Alfath Daya Utama, PT Petrosea, PT Jonathan Agung Bersaudara, dan CV Dapoer Agiz.
Ketua Komunitas Linbank Annisa Alfianti menambahkan aksi lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Aksi ini menjadi bukti bahwa komunitas, masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta dapat bergerak bersama untuk menghadirkan dampak lingkungan dan sosial yang nyata,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :