Marak Risiko Aktivitas Digital, HGI dan Polda Sumbar Gelar Literasi Digital

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:20 WIB
Menurutnya, edukasi dan pendekatan preventif menjadi langkah penting untuk membantu generasi muda lebih bijak dalam menghadapi perkembangan platform digital yang semakin kompleks. Sejalan dengan hal tersebut, Ahli Hukum ITE, Ryan Abdisa Sukmadja menilai peningkatan literasi digital menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat di era digital.

Ryan menjelaskan generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh sistem digital yang bersifat manipulatif maupun merugikan. “Literasi digital menjadi benteng utama agar generasi muda tidak mudah terjebak dalam sistem digital yang manipulatif dan merugikan,” jelasnya.

Ray selaku perwakilan HGI mengatakan, tantangan digital saat ini tidak bisa diselesaikan hanya melalui pendekatan teknologi. Butuh penguatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan. Baca juga: Sinergi Polda Sumbar dan Dinsos, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Luncurkan Pembinaan Sekolah Rakyat

Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran digital masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi kelompok paling aktif di ruang digital. Ia menambahkan HGI bersama Polda Sumatera Barat ingin mendorong terbentuknya budaya digital yang lebih sehat.

Ini agar generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara lebih positif dan produktif. “Di era platform online saat ini, literasi digital bukan lagi sekadar tambahan pengetahuan, tetapi sudah menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki generasi muda,” jelasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!