Polisi Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 - 10:13 WIB
Kecelakaan maut Bus ALS dengan truk tangki pengangkut BBM di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel). Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Polisi melakukan percepatan proses identifikasi terhadap korban kecelakaan maut Bus ALS dengan truk tangki pengangkut BBM di Musi Rawas Utara , Sumatera Selatan ( Sumsel ). Sampai kini, ada 16 kantong jenazah di RS Bhayangkara Mohammad Hasan, Palembang.

Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk memberikan kepastian identitas bagi para korban yang mayoritas mengalami luka bakar serius akibat kobaran api saat kejadian.



Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengungkapkan bahwa pihak kepolisian memfasilitasi keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung. Polda Sumsel juga telah menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi valid mengenai anggota keluarga mereka.

Baca Juga: 16 Jenazah Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Dibawa ke RS Bhayangkara Palembang

"Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan," kata Nandang, Kamis (7/5/2026).

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Kecelakaan melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dan Mobil Tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.

Peristiwa tragis ini diduga bermula saat Bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang jalan, tetapi kehilangan kendali sehingga berbelok ke jalur kanan dan menabrak truk tangki dari arah berlawanan.

Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan.

Berikut data identitas korban yang telah dihimpun pihak kepolisian:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!