RT 11 Gandaria Utara Punya Suara Malam Logat Betawi: Teknologi Jalan, Warga Tenang, Polda Metro Puji Inovasi
Selasa, 05 Mei 2026 - 13:28 WIB
Binmas Polda Metro Jaya Kompol Susanto mengapresiasi kepemimpinan Ketua RT 11 RW 7 Imam Basori bersama warga yang terus berinovasi membangun sistem keamanan berbasis teknologi sekaligus pendekatan humanis. Foto: Ist
JAKARTA - Siapa sangka dari gang padat di Gandaria Utara , lahir sistem keamanan lingkungan yang kini jadi sorotan. Bukan hanya soal teknologi, tapi juga sentuhan budaya yang bikin suasana makin hidup dan warga kian merasa aman.
Di bawah kepemimpinan Ketua RT 11 RW 7 Imam Basori, warga terus berinovasi membangun sistem keamanan berbasis teknologi sekaligus pendekatan humanis. Setelah sukses dengan e-Gate 11, distribusi GPS untuk setiap kepala keluarga, hingga pemasangan panic button alarm, kini muncul terobosan baru yang unik yakni suara malam dengan logat Betawi.
Baca juga: Cegah Maling Motor, RT 11 Gandaria Utara Pasang Gerbang Canggih
Setiap pukul 22.00 WIB, pengeras suara di sudut-sudut lingkungan mulai terdengar. Bukan sirine keras atau imbauan kaku melainkan suara khas Betawi yang hangat dan bersahabat mengingatkan warga untuk menjaga keamanan, beristirahat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan.
“Ini bukan sekadar pengumuman, tapi pendekatan rasa. Biar warga merasa dijaga, bukan diawasi,” ujar Imam.
Di bawah kepemimpinan Ketua RT 11 RW 7 Imam Basori, warga terus berinovasi membangun sistem keamanan berbasis teknologi sekaligus pendekatan humanis. Setelah sukses dengan e-Gate 11, distribusi GPS untuk setiap kepala keluarga, hingga pemasangan panic button alarm, kini muncul terobosan baru yang unik yakni suara malam dengan logat Betawi.
Baca juga: Cegah Maling Motor, RT 11 Gandaria Utara Pasang Gerbang Canggih
Setiap pukul 22.00 WIB, pengeras suara di sudut-sudut lingkungan mulai terdengar. Bukan sirine keras atau imbauan kaku melainkan suara khas Betawi yang hangat dan bersahabat mengingatkan warga untuk menjaga keamanan, beristirahat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan.
“Ini bukan sekadar pengumuman, tapi pendekatan rasa. Biar warga merasa dijaga, bukan diawasi,” ujar Imam.
Lihat Juga :