DPR Dorong Pembangunan Double-Double Track Buntut Tragedi Bekasi Timur
Kamis, 30 April 2026 - 08:37 WIB
Iwan menyoroti evaluasi mengenai koordinasi perjalanan atau lalu lintas perkeretaapian. Apalagi dalam kecelakaan di Bekasi Timur benturan kereta terjadi dalam waktu yang sangat sempit pada jalur sama.
“Harusnya informasi dapat terintegrasi. Jadi hal ini perlu menjadi evaluasi. Integrasikan komunikasi pusat kendali jalur kereta. Khususnya yang layanannya berbeda atau tidak sejenis, karena sepertinya koordinasi berbeda,” ujarnya.
Menurut dia, rangkaian kejadian di Bekasi menunjukkan bahwa satu gangguan kecil dapat berkembang menjadi kecelakaan besar ketika mekanisme proteksi antarlapis tidak bekerja secara sempurna. “Jadi evaluasi tidak boleh berhenti pada pencarian kesalahan teknis individual saja,” kata legislator Dapil Sulawesi Selatan II itu.
“Yang harus masuk pertanyaan lebih mendasar yakni apakah sistem persinyalan, komunikasi lapangan, prosedur penghentian darurat, dan koordinasi antaroperator telah benar-benar dirancang untuk menghadapi kondisi gangguan berlapis dalam koridor lalu lintas sepadat ini,” ucapnya.
Iwan menekankan jalur yang dipakai secara bersamaan oleh berbagai jenis layanan kereta membutuhkan standar pengamanan yang jauh lebih presisi dibanding jalur tunggal layanan homogen.
“Harusnya informasi dapat terintegrasi. Jadi hal ini perlu menjadi evaluasi. Integrasikan komunikasi pusat kendali jalur kereta. Khususnya yang layanannya berbeda atau tidak sejenis, karena sepertinya koordinasi berbeda,” ujarnya.
Menurut dia, rangkaian kejadian di Bekasi menunjukkan bahwa satu gangguan kecil dapat berkembang menjadi kecelakaan besar ketika mekanisme proteksi antarlapis tidak bekerja secara sempurna. “Jadi evaluasi tidak boleh berhenti pada pencarian kesalahan teknis individual saja,” kata legislator Dapil Sulawesi Selatan II itu.
“Yang harus masuk pertanyaan lebih mendasar yakni apakah sistem persinyalan, komunikasi lapangan, prosedur penghentian darurat, dan koordinasi antaroperator telah benar-benar dirancang untuk menghadapi kondisi gangguan berlapis dalam koridor lalu lintas sepadat ini,” ucapnya.
Iwan menekankan jalur yang dipakai secara bersamaan oleh berbagai jenis layanan kereta membutuhkan standar pengamanan yang jauh lebih presisi dibanding jalur tunggal layanan homogen.
Lihat Juga :