Dibuka Wawali Armuji, Surabaya Domino Tournament Perkuat Legitimasi Olahraga Pikiran
Senin, 20 April 2026 - 10:03 WIB
Ketua Umum PB PORDI Andi Jamaro Dulung menegaskan, transformasi domino menjadi olahraga telah melalui proses pembinaan terstruktur melalui organisasi resmi. ”Melalui PORDI kami menyusun aturan yang tegas. Oleh karena itu, penting untuk terus disosialisasikan bahwa kehadiran PORDI merupakan bagian dari upaya membimbing dan membina masyarakat, sekaligus mengarahkan potensi yang ada menjadi prestasi di bidang olahraga,” terangnya.
Kehadiran sejumlah pejabat di tingkat kota hingga provinsi ini menjadi sinyal kuat bahwa domino mulai mendapatkan dukungan institusional, sebagai salah satu faktor kunci dalam membangun kredibilitas sebuah cabang olahraga. Dukungan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan eksposur, tetapi juga mempercepat proses standardisasi dan pembinaan atlet secara lebih sistematis.
Selama ini, domino telah lama dikenal dan dimainkan secara luas oleh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari kegiatan rekreasi semata. Namun, aktivitasnya masih didominasi oleh level komunitas tanpa sistem kompetisi berjenjang.
Melalui turnamen ini, HGI mendorong lahirnya ekosistem yang lebih terstruktur, mulai dari regulasi permainan, format pertandingan, hingga penyelenggaraan kompetisi berskala besar. “Hari ini merupakan momen penting yang menandakan bahwa domino kini bukan sekadar permainan hiburan, tetapi telah berevolusi menjadi olahraga pikiran yang memiliki sistem, aturan, dan panggung kompetisi yang kredibel,” kata Ray, perwakilan HGI.
Selain mendorong legitimasi olahraga domino, skala penyelenggaraan turnamen ini juga memberikan dampak ekonomi bagi kota Surabaya. Dengan ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah, kegiatan ini diproyeksikan menggerakkan sektor UMKM, transportasi, hingga pariwisata lokal.
Kehadiran sejumlah pejabat di tingkat kota hingga provinsi ini menjadi sinyal kuat bahwa domino mulai mendapatkan dukungan institusional, sebagai salah satu faktor kunci dalam membangun kredibilitas sebuah cabang olahraga. Dukungan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan eksposur, tetapi juga mempercepat proses standardisasi dan pembinaan atlet secara lebih sistematis.
Selama ini, domino telah lama dikenal dan dimainkan secara luas oleh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari kegiatan rekreasi semata. Namun, aktivitasnya masih didominasi oleh level komunitas tanpa sistem kompetisi berjenjang.
Melalui turnamen ini, HGI mendorong lahirnya ekosistem yang lebih terstruktur, mulai dari regulasi permainan, format pertandingan, hingga penyelenggaraan kompetisi berskala besar. “Hari ini merupakan momen penting yang menandakan bahwa domino kini bukan sekadar permainan hiburan, tetapi telah berevolusi menjadi olahraga pikiran yang memiliki sistem, aturan, dan panggung kompetisi yang kredibel,” kata Ray, perwakilan HGI.
Selain mendorong legitimasi olahraga domino, skala penyelenggaraan turnamen ini juga memberikan dampak ekonomi bagi kota Surabaya. Dengan ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah, kegiatan ini diproyeksikan menggerakkan sektor UMKM, transportasi, hingga pariwisata lokal.
Lihat Juga :