Pernah Nyanyikan Lagu Erika HMT ITB saat Jadi Ketua Himpunan, Pramono: Tapi, Liriknya Berbeda
Minggu, 19 April 2026 - 16:23 WIB
"Kalau ditanya apakah pernah menyanyikan lagu Erika, saya jawab pernah. Tetapi, syair dan liriknya berbeda," sambungnya.
Pramono menjelaskan dalam setiap acara HMT ITB, lagu Erika selalu dinyanyikan sebagai ekspresi perlawanan terhadap rezim. Setelah menyanyikan lagu tersebut biasanya acara dilanjutkan orasi yang menirukan suara Presiden ke-2 RI Soeharto.
"Karena waktu itu lagu Erika terkenal banget dan itu bagian dari bentuk perlawanan mahasiswa ITB kepada rezim, sehingga ada selalu dalam pementasan, selalu ada seseorang yang berpidato memakai suara Pak Harto," katanya.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengungkapkan alasan hadir dalam halalbihalal tersebut. Dia merasa terpanggil hadir lantaran dulunya merupakan penerima beasiswa dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB.
"Saya adalah bukti orang yang dalam perjalanan ketika menempuh pendidikan di ITB, saya mendapatkan beasiswa ketika itu beasiswa dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB, sehingga saya bisa menyelesaikan kuliah di ITB jurusan Teknik Pertambangan," ungkap Pramono.
Pramono menjelaskan dalam setiap acara HMT ITB, lagu Erika selalu dinyanyikan sebagai ekspresi perlawanan terhadap rezim. Setelah menyanyikan lagu tersebut biasanya acara dilanjutkan orasi yang menirukan suara Presiden ke-2 RI Soeharto.
"Karena waktu itu lagu Erika terkenal banget dan itu bagian dari bentuk perlawanan mahasiswa ITB kepada rezim, sehingga ada selalu dalam pementasan, selalu ada seseorang yang berpidato memakai suara Pak Harto," katanya.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengungkapkan alasan hadir dalam halalbihalal tersebut. Dia merasa terpanggil hadir lantaran dulunya merupakan penerima beasiswa dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB.
"Saya adalah bukti orang yang dalam perjalanan ketika menempuh pendidikan di ITB, saya mendapatkan beasiswa ketika itu beasiswa dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB, sehingga saya bisa menyelesaikan kuliah di ITB jurusan Teknik Pertambangan," ungkap Pramono.
Lihat Juga :