Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Pantau Operasi Yustisi di Jakarta Utara
Jum'at, 18 September 2020 - 19:21 WIB
Nana pun berharap dengan operasi Yustisi di setiap wilayah ini bisa membuat masyarakat Jakarta semakin disiplin dan sadar akan bahaya COVID-19. "Kalau tidak kita tidak memberikan shock therapy, ya masyarakat biasa-biasa saja," katanya.
Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menambahkan, di setiap kota administrasi di wilayah Jakarta juga dikerahkan berbagai komponen masyarakat untuk ikut mengawasi protokol kesehatan. (Baca juga; 40 Warga Koja Pelaku Balap Lari Liar Diamankan Polisi )
"Ada lima kelurahan di DKI Jakarta sebagai pilot project. Jadi nantinya setiap kelurahan tergabung dari berbagai komponen masyarakat yang langsung menyampaikan atau bersosialisasi kepada masyarakat secara langsung," ucap Dudung.
Dalam pelaksanaan operasi yustisi, Baik Polisi, TNI, Pemprov DKI Jakarta serta Kejaksaan dan Kehakiman mengerahkan 6.900 personel gabungan untuk mengawasi dan mengamankan pelaksanan PSBB ketat yang berlaku hingga 27 September 2020.
Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menambahkan, di setiap kota administrasi di wilayah Jakarta juga dikerahkan berbagai komponen masyarakat untuk ikut mengawasi protokol kesehatan. (Baca juga; 40 Warga Koja Pelaku Balap Lari Liar Diamankan Polisi )
"Ada lima kelurahan di DKI Jakarta sebagai pilot project. Jadi nantinya setiap kelurahan tergabung dari berbagai komponen masyarakat yang langsung menyampaikan atau bersosialisasi kepada masyarakat secara langsung," ucap Dudung.
Dalam pelaksanaan operasi yustisi, Baik Polisi, TNI, Pemprov DKI Jakarta serta Kejaksaan dan Kehakiman mengerahkan 6.900 personel gabungan untuk mengawasi dan mengamankan pelaksanan PSBB ketat yang berlaku hingga 27 September 2020.
(wib)
Lihat Juga :