Ibu Melahirkan di Jalan Rusak Mamuju Sulbar, Nihayatul DPR Soroti Ketimpangan Akses Kesehatan
Selasa, 31 Maret 2026 - 20:32 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menyatakan persoalan jalan rusak di Desa Kopeang, Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat tidak bisa dipandang semata sebagai isu infrastruktur melainkan menyangkut keselamatan jiwa. Foto: Ist
MAMUJU - Kondisi infrastruktur jalan rusak di sejumlah daerah kembali menjadi sorotan setelah peristiwa seorang ibu melahirkan dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan di Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (24/3/2026).
Akses menuju puskesmas yang rusak dan bergelombang membuat kendaraan umum sulit melintas. Jalan tersebut hanya dapat dilalui kendaraan tertentu seperti mobil hardtop atau sepeda motor trail, sehingga menghambat penanganan medis dalam situasi darurat.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengatakan, persoalan jalan rusak tidak bisa dipandang semata sebagai isu infrastruktur melainkan menyangkut keselamatan jiwa.
Baca juga: Mamuju Diterjang Banjir, 13 Rumah Rusak 6 Hanyut Terbawa Arus
“Jalan rusak bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi bisa menjadi penentu antara keselamatan dan kehilangan nyawa. Ketika akses menuju layanan kesehatan terhambat, masyarakat berada dalam risiko besar,” ujar Ninik di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Peristiwa tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan akses layanan kesehatan di berbagai wilayah, khususnya daerah terpencil. Dia menilai pemerintah baik pusat maupun daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang terintegrasi dengan sistem pelayanan kesehatan.
Akses menuju puskesmas yang rusak dan bergelombang membuat kendaraan umum sulit melintas. Jalan tersebut hanya dapat dilalui kendaraan tertentu seperti mobil hardtop atau sepeda motor trail, sehingga menghambat penanganan medis dalam situasi darurat.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengatakan, persoalan jalan rusak tidak bisa dipandang semata sebagai isu infrastruktur melainkan menyangkut keselamatan jiwa.
Baca juga: Mamuju Diterjang Banjir, 13 Rumah Rusak 6 Hanyut Terbawa Arus
“Jalan rusak bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi bisa menjadi penentu antara keselamatan dan kehilangan nyawa. Ketika akses menuju layanan kesehatan terhambat, masyarakat berada dalam risiko besar,” ujar Ninik di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Peristiwa tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan akses layanan kesehatan di berbagai wilayah, khususnya daerah terpencil. Dia menilai pemerintah baik pusat maupun daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang terintegrasi dengan sistem pelayanan kesehatan.
Lihat Juga :