MNC Peduli-YBIB Salurkan 700 Paket Sembako untuk Keluarga Prasejahtera di Sekitar KEK MNC Lido City
Selasa, 10 Maret 2026 - 18:05 WIB
Kolaborasi MNC Peduli dengan YBIB disambut antusias warga di KEK MNC Lido City. Melalui program bertajuk Gema Berkah Ramadan 1447 H, sebanyak 700 paket sembako diberikan kepada anak yatim, dhuafa, lansia, serta keluarga prasejahtera. Foto: Ist
BOGOR - Kolaborasi MNC Peduli dengan Yayasan Bantu Indonesia Bersama (YBIB) disambut antusias warga di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City. Melalui program bertajuk Gema Berkah Ramadan 1447 H ini, sebanyak 700 paket sembako diberikan kepada anak yatim, dhuafa, lansia, serta keluarga prasejahtera.
Adapun penyaluran bantuan dilaksanakan di Kampung Cibilik, Desa Nanggerang, Kabupaten Sukabumi dan Kampung Ciletuh Girang, Desa Wates Jaya, Kabupaten Bogor, Jumat (6/3/2026).
Baca juga: Sinergi KEK Lido, MNC Tourism dan MNC Peduli: Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren di Bogor
Community Manager Bantu Indonesia Petrel Setia Negara mengatakan, antusiasme masyarakat sangat tinggi meski pembagian dilakukan saat bulan puasa. "Alhamdulillah kegiatan kolaborasi kita bareng MNC Peduli, kita datang ke Kampung Cibilik. Kita bawa 700 paket sembako untuk dibagi ke dua lokasi dibantu 25 volunteer yang ikut. Seru antusiasmenya, warganya udah nungguin walaupun bulan puasa tapi mereka udah ngantre sampai panjang," ujar Petrel.
Adapun penyaluran bantuan dilaksanakan di Kampung Cibilik, Desa Nanggerang, Kabupaten Sukabumi dan Kampung Ciletuh Girang, Desa Wates Jaya, Kabupaten Bogor, Jumat (6/3/2026).
Baca juga: Sinergi KEK Lido, MNC Tourism dan MNC Peduli: Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren di Bogor
Community Manager Bantu Indonesia Petrel Setia Negara mengatakan, antusiasme masyarakat sangat tinggi meski pembagian dilakukan saat bulan puasa. "Alhamdulillah kegiatan kolaborasi kita bareng MNC Peduli, kita datang ke Kampung Cibilik. Kita bawa 700 paket sembako untuk dibagi ke dua lokasi dibantu 25 volunteer yang ikut. Seru antusiasmenya, warganya udah nungguin walaupun bulan puasa tapi mereka udah ngantre sampai panjang," ujar Petrel.
Lihat Juga :