Pengusaha Asal Situbondo Ungkap Idenya Direspons Positif Pemerintah

Jum'at, 06 Maret 2026 - 14:21 WIB
Pengusaha nasional asal Situbondo Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur) mengungkapkan idenya melalui surat elektronik (surel) yang pernah ia kirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari pemerintah. Foto: Istimewa
SURABAYA - Pengusaha nasional asal Situbondo Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur) mengungkapkan idenya melalui surat elektronik (surel) yang pernah ia kirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari pemerintah. Adapun respons itu diwujudkan melalui terbitnya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 5 Tahun 2026.

Permen KP Nomor 5 Tahun 2026 merupakan revisi dari Permen KP Nomor 7 Tahun 2024 yang sebelumnya sempat dikritisi oleh Owner Balad Grup tersebut. Dalam surelnya kepada Presiden, Gus Lilur mengungkapkan sejumlah usulan strategis terkait tata niaga lobster nasional, khususnya mengenai kebijakan ekspor Benih Bening Lobster (BBL).



Gus Lilur mengusulkan agar pemerintah menghentikan ekspor BBL ke Vietnam dan menggantinya dengan kebijakan ekspor lobster yang telah dibesarkan hingga ukuran minimal 50 gram. Dia berpendapat, kebijakan tersebut akan memberikan nilai tambah yang jauh lebih besar bagi nelayan dan pelaku usaha budidaya di dalam negeri.

Baca juga: Penambahan Layer Cukai Tembakau Diyakini Selamatkan Industri Rakyat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!