Jenderal Sigit Instruksikan Segera Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air
Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:07 WIB
Foto/Istimewa
Terakhir, Sigit memerintahkan seluruh anggota Polri yang ada di wilayah tersebut untuk hadir dan memastikan ke masyarakat bahwa situasi sudah aman dan kondusif. "Untuk memastikan agar masyarakat merasa tenang, dan melakukan penegakan hukum," ujarnya.
Pesawat Smart Air ditembaki dari hutan samping Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan sesaat setelah mendarat, Rabu (11/2/2026). Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT. KKB melakukan penembakan dari arah hutan samping area bandara. Penembakan itu diduga didalangi oleh KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak.
Pesawat itu membawa 13 orang penumpang. Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro. Akibat penyerangan itu, pilot dan kopilot meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang termasuk balita dinyatakan selamat.
Terakhir, Sigit memerintahkan seluruh anggota Polri yang ada di wilayah tersebut untuk hadir dan memastikan ke masyarakat bahwa situasi sudah aman dan kondusif. "Untuk memastikan agar masyarakat merasa tenang, dan melakukan penegakan hukum," ujarnya.
Pesawat Smart Air ditembaki dari hutan samping Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan sesaat setelah mendarat, Rabu (11/2/2026). Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT. KKB melakukan penembakan dari arah hutan samping area bandara. Penembakan itu diduga didalangi oleh KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak.
Pesawat itu membawa 13 orang penumpang. Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro. Akibat penyerangan itu, pilot dan kopilot meninggal dunia. Sementara seluruh penumpang termasuk balita dinyatakan selamat.
(zik)
Lihat Juga :