Gempa M6,4 Pacitan Akibatkan Kerusakan Bangunan di Beberapa Lokasi

Jum'at, 06 Februari 2026 - 08:25 WIB
Dia menjelaskan gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng atau dikenal sebagai gempa Megathrust. “Tergambar dari mekanismenya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal," ucapnya.

Pusat gempa (episenter) terletak pada koordinat 8,98° LS; 111,18° BT, tepatnya di laut pada jarak 89 km arah Tenggara Kota Pacitan dengan kedalaman 58 km. Meskipun sempat memicu kepanikan warga karena kekuatannya yang cukup besar, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis pemutakhiran BMKG menunjukkan magnitudo gempa berada pada M6,2. Getaran gempa dirasakan cukup kuat di Bantul, Sleman, dan Pacitan dengan skala intensitas IV MMI, di mana pada siang hari dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

Beberapa wilayah lain seperti Trenggalek, Wonogiri, Malang, hingga Cirebon merasakan getaran dengan skala III MMI (terasa seperti truk berlalu). Sementara, wilayah Tuban dan Jepara merasakan getaran ringan dengan skala II MMI.

Hingga pukul 01.35 WIB, BMKG melaporkan belum adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Masyarakat diimbau tetap tenang dan menghindari bangunan retak atau rusak akibat gempa guna mengantisipasi kerusakan lebih lanjut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!