Wisuda UNOSO Dihadiri Rocky Gerung, Gories Mere, hingga Mahfud MD
Jum'at, 23 Januari 2026 - 12:06 WIB
Dia mengatakan, selain menimba ilmu melalui pendidikan dan buku, pengalaman sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan mencapai keberhasilan. OSO menegaskan, sistem pendidikan dan pengalaman sama-sama penting dan sangat dibutuhkan.
"Pendidikan sangat penting, tapi mahasiswa juga harus menempa diri dengan pengalaman. Anda harus berpikir tajam tentang bagaimana membangun sistem yang anda pelajari. Untuk itu, anda tidak hanya harus baca buku untuk lulus, tapi harus mencari pengalaman yang bisa menambah ilmu anda," imbuhnya.
Dia mengatakan, UNOSO yang dibangunnya memang tidak besar. Sebab, pihaknya tidak mengejar jumlah, tapi kualitas sumber daya manusia yang mumpuni. "Saya mau 50 sampai 100 orang saja, tapi berkualitas. UNOSO harus membangun kualitas yang berasal dari Kalbar," kata mantan Wakil Ketua MPR RI itu.
Dalam orasi ilmiahnya, Mahfud MD mengucapkan selamat kepada UNOSO, yang dalam waktu 6 tahun sudah melakukan dua kali wisuda resmi. "Sangat produktif menyediakan kaum terdidik dengan idealisme yang siap membangun bangsa. Selamat UNOSO telah mengantar Indonesia ke depan yang lebih baik," kata Mahfud.
Dia melanjutkan, setelah lulus dari laboratorium akademis, para wisudawan/wisudawati akan masuk ke dalam laboratorium kehidupan. Dia mengingatkan, kegagalan di laboratorium akademis bisa diperbaiki, namun kegagalan dalam laboratorium masyarakat, tidak bisa diperbaiki.
"Tergantung kerusakan yang membuat anda gagal itu dalam laboratorium masyarakat, kalau rusaknya sedikit tetap menjadi noda, kalau besar ya menjadi besar. Sebab itu, banyak orang hebat secara akademik, tapi gagal di laboratorium kehidupan. Bukan hanya tidak berperan dalam masyarakat, bahkan kadang merusak kehidupan di dalam masyarakat," imbuhnya.
Karenanya, Mahfud menekankan, para wisudawan/wisudawati harus mampu membangun integritas diri agar sukses dalam laboratorium kehidupan. Bukan sekadar mengandalkan ijazah.
"Kadang kala kalau hanya mengandalkan ijazah, orang bisa cari ijazah dengan cara tidak benar. Oleh sebab itu, yang terpenting adalah integritas. Integritas itu kejujuran, sikap untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan apa yang diucapkan, dipikirkan, kemudian dilaksanakan dalam tindakan," tuturnya.
"Pendidikan sangat penting, tapi mahasiswa juga harus menempa diri dengan pengalaman. Anda harus berpikir tajam tentang bagaimana membangun sistem yang anda pelajari. Untuk itu, anda tidak hanya harus baca buku untuk lulus, tapi harus mencari pengalaman yang bisa menambah ilmu anda," imbuhnya.
Dia mengatakan, UNOSO yang dibangunnya memang tidak besar. Sebab, pihaknya tidak mengejar jumlah, tapi kualitas sumber daya manusia yang mumpuni. "Saya mau 50 sampai 100 orang saja, tapi berkualitas. UNOSO harus membangun kualitas yang berasal dari Kalbar," kata mantan Wakil Ketua MPR RI itu.
Dalam orasi ilmiahnya, Mahfud MD mengucapkan selamat kepada UNOSO, yang dalam waktu 6 tahun sudah melakukan dua kali wisuda resmi. "Sangat produktif menyediakan kaum terdidik dengan idealisme yang siap membangun bangsa. Selamat UNOSO telah mengantar Indonesia ke depan yang lebih baik," kata Mahfud.
Dia melanjutkan, setelah lulus dari laboratorium akademis, para wisudawan/wisudawati akan masuk ke dalam laboratorium kehidupan. Dia mengingatkan, kegagalan di laboratorium akademis bisa diperbaiki, namun kegagalan dalam laboratorium masyarakat, tidak bisa diperbaiki.
"Tergantung kerusakan yang membuat anda gagal itu dalam laboratorium masyarakat, kalau rusaknya sedikit tetap menjadi noda, kalau besar ya menjadi besar. Sebab itu, banyak orang hebat secara akademik, tapi gagal di laboratorium kehidupan. Bukan hanya tidak berperan dalam masyarakat, bahkan kadang merusak kehidupan di dalam masyarakat," imbuhnya.
Karenanya, Mahfud menekankan, para wisudawan/wisudawati harus mampu membangun integritas diri agar sukses dalam laboratorium kehidupan. Bukan sekadar mengandalkan ijazah.
"Kadang kala kalau hanya mengandalkan ijazah, orang bisa cari ijazah dengan cara tidak benar. Oleh sebab itu, yang terpenting adalah integritas. Integritas itu kejujuran, sikap untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan apa yang diucapkan, dipikirkan, kemudian dilaksanakan dalam tindakan," tuturnya.
Lihat Juga :