Sambut Nataru 2026, Pangkogabwilhan III Pastikan Situasi di Papua Kondusif
Rabu, 17 Desember 2025 - 23:50 WIB
Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan situasi keamanan di Papua berada dalam kondisi aman dan kondusif. Foto: Ist
INTAN JAYA - Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan situasi keamanan di Papua berada dalam kondisi aman dan kondusif.
Kondusivitas tersebut tercermin dari kehidupan sosial masyarakat yang berjalan harmonis, salah satunya melalui pelaksanaan tradisi bakar batu yang digelar masyarakat Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Baca juga: Masyarakat dan Pemuda Papua Diajak Jaga Damai Natal
“Hari ini saya menghadiri undangan tradisi bakar batu dari saudara-saudara kita, masyarakat Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Natal 2025,” ujar Bambang, Rabu, 17 Desember 2025.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan sangat terasa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Kepala Distrik Hitadipa Sulaeman Bilambani yang didampingi para tokoh agama dan adat, serta ratusan warga setempat semakin memperkuat nuansa kebersamaan.
Menurut dia, bakar batu memiliki filosofi luhur yang merefleksikan karakter masyarakat pegunungan Papua yang sederhana, tulus, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Batu yang dibakar melambangkan kehangatan hati dan semangat berbagi, sementara makanan yang dimasak dan disantap bersama menjadi simbol persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa dalam bingkai NKRI.
Kondusivitas tersebut tercermin dari kehidupan sosial masyarakat yang berjalan harmonis, salah satunya melalui pelaksanaan tradisi bakar batu yang digelar masyarakat Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Baca juga: Masyarakat dan Pemuda Papua Diajak Jaga Damai Natal
“Hari ini saya menghadiri undangan tradisi bakar batu dari saudara-saudara kita, masyarakat Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Natal 2025,” ujar Bambang, Rabu, 17 Desember 2025.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan sangat terasa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Kepala Distrik Hitadipa Sulaeman Bilambani yang didampingi para tokoh agama dan adat, serta ratusan warga setempat semakin memperkuat nuansa kebersamaan.
Menurut dia, bakar batu memiliki filosofi luhur yang merefleksikan karakter masyarakat pegunungan Papua yang sederhana, tulus, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Batu yang dibakar melambangkan kehangatan hati dan semangat berbagi, sementara makanan yang dimasak dan disantap bersama menjadi simbol persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa dalam bingkai NKRI.
Lihat Juga :