Penanaman Bibit Pohon di 4 Provinsi untuk Mitigasi Bencana dan Restorasi Ekosistem Hulu
Minggu, 23 November 2025 - 15:47 WIB
Pratikno menuturkan bencana terus menimbulkan banyak penderitaan bagi masyarakat. Dalam satu tahun terakhir, tercatat 389 kejadian bencana di Jawa Barat didominasi banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor. Dia menekankan masih banyak wilayah lereng dan daerah aliran sungai (DAS) yang belum ditanami vegetasi berakar keras, sehingga memicu longsor dan sedimentasi.
“Dalam satu tahun, Indonesia mengalami sekitar 3.000 kejadian bencana dan 93% di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Penanaman ini memadukan vegetasi bernilai ekologis dan ekonomis agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang,” ujar Pratikno.
“Momentum Hari Pohon Sedunia mengingatkan kita bahwa pohon bukan sekadar elemen estetika dalam lanskap, tetapi penopang ekosistem dan benteng pertama ketika bencana datang,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang bergabung secara daring di Wonosobo, Jawa Tengah.
Dari perspektif risiko bencana, Kabupaten Bogor tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi ekowisata, tetapi juga sebagai bagian dari solusi mitigasi bencana. Kawasan ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui pendekatan ekowisata dan restorasi ekologis.
Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam mengatakan, Indonesia mengalami kerugian akibat bencana mencapai Rp22 triliun per tahun. Luas lahan kritis di Indonesia saat ini mencapai 12,3 juta hektare dengan sekitar 811 ribu hektare berada di DAS Ciliwung dan DAS Citarum.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Kabupaten Bogor merasa terhormat menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan Hari Pohon Sedunia. “Pelaksanaan penanaman bukan hanya di Eiger Adventure Land, tetapi kami melakukan penanaman pohon di 9 lokasi serta seluruh daerah aliran Sungai Cikeas, Ciliwung, dan beberapa daerah aliran sungai lainnya,” ujarnya.
“Dalam satu tahun, Indonesia mengalami sekitar 3.000 kejadian bencana dan 93% di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Penanaman ini memadukan vegetasi bernilai ekologis dan ekonomis agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang,” ujar Pratikno.
“Momentum Hari Pohon Sedunia mengingatkan kita bahwa pohon bukan sekadar elemen estetika dalam lanskap, tetapi penopang ekosistem dan benteng pertama ketika bencana datang,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang bergabung secara daring di Wonosobo, Jawa Tengah.
Dari perspektif risiko bencana, Kabupaten Bogor tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi ekowisata, tetapi juga sebagai bagian dari solusi mitigasi bencana. Kawasan ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui pendekatan ekowisata dan restorasi ekologis.
Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam mengatakan, Indonesia mengalami kerugian akibat bencana mencapai Rp22 triliun per tahun. Luas lahan kritis di Indonesia saat ini mencapai 12,3 juta hektare dengan sekitar 811 ribu hektare berada di DAS Ciliwung dan DAS Citarum.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Kabupaten Bogor merasa terhormat menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan Hari Pohon Sedunia. “Pelaksanaan penanaman bukan hanya di Eiger Adventure Land, tetapi kami melakukan penanaman pohon di 9 lokasi serta seluruh daerah aliran Sungai Cikeas, Ciliwung, dan beberapa daerah aliran sungai lainnya,” ujarnya.
Lihat Juga :