Dedikasi Konservasi Alam, Ronny Lukito Terima Anugerah Kujang dari Budayawan Jabar
Sabtu, 08 November 2025 - 14:25 WIB
Pendiri EIGER, Ronny Lukito akan menerima Anugerah Kujang dari Budayawan Jawa Barat Adhitiya Alam Syah atau Abah Alam pada Desember 2025. Foto/Dok. SindoNews
BANDUNG - Pendiri EIGER , Ronny Lukito akan menerima Anugerah Kujang dari Budayawan Jawa Barat Adhitiya Alam Syah atau Abah Alam pada Desember 2025. Kujang, pusaka tradisional Sunda yang melambangkan keberanian dan perlindungan, dianugerahkan sebagai pengakuan atas dedikasi Ronny Lukito dalam pelestarian alam dan lingkungan di Indonesia.
Penganugerahan kujang ini menjadi simbol kehormatan sekaligus amanah bagi Ronny Lukito untuk terus memimpin gerakan pelestarian alam demi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan. "Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meneladani langkah Ronny Lukito dalam menjaga keberlanjutan bumi melalui aksi nyata," kata Abah Alam, Sabtu (8/11/2025). Baca juga: Pemprov Jabar patenkan kujang jadi warisan budaya
Apresiasi tersebut diberikan sejalan dengan kiprah Ronny Lukito dalam mengembangkan EIGER Adventure Land (EAL) di Bogor. Sebuah destinasi ekowisata berkelanjutan yang mengedepankan konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Sejak awal pembangunan, EAL telah menjalankan program konservasi di dua wilayah utama. Pertama,
Penganugerahan kujang ini menjadi simbol kehormatan sekaligus amanah bagi Ronny Lukito untuk terus memimpin gerakan pelestarian alam demi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan. "Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meneladani langkah Ronny Lukito dalam menjaga keberlanjutan bumi melalui aksi nyata," kata Abah Alam, Sabtu (8/11/2025). Baca juga: Pemprov Jabar patenkan kujang jadi warisan budaya
Apresiasi tersebut diberikan sejalan dengan kiprah Ronny Lukito dalam mengembangkan EIGER Adventure Land (EAL) di Bogor. Sebuah destinasi ekowisata berkelanjutan yang mengedepankan konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Sejak awal pembangunan, EAL telah menjalankan program konservasi di dua wilayah utama. Pertama,
Lihat Juga :