Kisah Haical Santri Ponpes Al Khoziny, Selamat setelah Bertahan 2 Hari di Reruntuhan
Rabu, 01 Oktober 2025 - 22:19 WIB
Mensos mengungkapkan kekagumannya pada ketahanan Haical yang mampu bertahan di bawah reruntuhan sambil tetap berkomunikasi dengan Tim SAR. "Dia sudah 24 jam lebih bertahan di sana. Komunikasi dengan baik dengan para petugas," ujarnya.
Proses evakuasi Haical berlangsung jauh lebih lama dari perkiraan Tim SAR. Hal ini karena tingkat kesulitan evakuasi yang tinggi. "Rencananya itu diperkirakan 2 jam ya, tapi ternyata sampai 8 jam. Yang diperkirakan Subuh itu sudah bisa ternyata baru jam 4 tadi baru bisa dievakuasi. Ini hal yang luar biasa ya,” jelasnya.
Gus Ipul bersyukur Haical selamat dan dalam keadaan baik sehingga bisa menceritakan kembali apa yang dialaminya. "Haical dalam keadaan baik bisa menceritakan apa yang terjadi. Ini kita syukuri bersama," kata Gus Ipul.
Selain menjenguk Haical, Gus Ipul juga menjenguk korban lain dan memberikan paket bantuan pada keluarga. Di RSUD RT Notopuro Sidoarjo tercatat 41 korban yang ditangani dengan rincian dua meninggal yakni Mochammad Mashudulhaq dan Muhammad Soleh, 9 dirawat, serta 30 sudah dipulangkan ke keluarga.
Peristiwa robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran terjadi pada Senin (29/9/2025) pukul 15.00 WIB. Saat itu, fondasi lantai 4 yang sedang dilakukan pengecoran tidak kuat menahan beban sehingga bangunan runtuh hingga lantai dasar dan menimpa para santri yang tengah melaksanakan salat Asar.
Proses evakuasi Haical berlangsung jauh lebih lama dari perkiraan Tim SAR. Hal ini karena tingkat kesulitan evakuasi yang tinggi. "Rencananya itu diperkirakan 2 jam ya, tapi ternyata sampai 8 jam. Yang diperkirakan Subuh itu sudah bisa ternyata baru jam 4 tadi baru bisa dievakuasi. Ini hal yang luar biasa ya,” jelasnya.
Gus Ipul bersyukur Haical selamat dan dalam keadaan baik sehingga bisa menceritakan kembali apa yang dialaminya. "Haical dalam keadaan baik bisa menceritakan apa yang terjadi. Ini kita syukuri bersama," kata Gus Ipul.
Selain menjenguk Haical, Gus Ipul juga menjenguk korban lain dan memberikan paket bantuan pada keluarga. Di RSUD RT Notopuro Sidoarjo tercatat 41 korban yang ditangani dengan rincian dua meninggal yakni Mochammad Mashudulhaq dan Muhammad Soleh, 9 dirawat, serta 30 sudah dipulangkan ke keluarga.
Peristiwa robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran terjadi pada Senin (29/9/2025) pukul 15.00 WIB. Saat itu, fondasi lantai 4 yang sedang dilakukan pengecoran tidak kuat menahan beban sehingga bangunan runtuh hingga lantai dasar dan menimpa para santri yang tengah melaksanakan salat Asar.
(zik)
Lihat Juga :