Sistem Komunikasi Kabel Laut Sulawesi-Maluku-Papua Bakal Segera Pulih

Selasa, 30 September 2025 - 18:12 WIB
Pemulihan gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS-2) dikebut dengan menyiapkan layanan backup link berbasis satelit. Foto/Ist
JAKARTA - Upaya pemulihan atas gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS-2) terus dikebut. Telkomsat akan menyiapkan layanan backup link berbasis satelit untuk mendukung pemulihan itu karena solusi cepat yang memungkinkan adalah menggunakan backup transport via satelit.

Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf mengatakan, pada tahap awal, dukungan diprioritaskan untuk tujuh lokasi seperti Merauke, Timika, Kaimana, Agats, Namlea, Masohi, dan Nabire. Langkah ini sejalan dengan upaya Telkom Group mempercepat normalisasi trafik di wilayah Indonesia Timur.



Baca juga: 4 Fakta Putusnya Kabel Laut Merah yang Mengganggu Internet di Asia dan Timur Tengah

SMPCS-2 dilaporkan mengalami double shunt fault pada dua ruas Fakfak–Sorong (KM 66–81 dari BMH Sorong arah Fakfak) dan Timika–Merauke (KM 293 dari STO Merauke arah Timika) dengan indikasi penyebab alasan nonteknis dan di luar kendali operasional.

Selama proses perbaikan kabel laut berlangsung, Telkom Group menyiapkan jalur backup dan mekanisme kompensasi bagi pelanggan Telkomsel (MBB) dan IndiHome (FBB), serta pelanggan B2B. Pelanggan diimbau mewaspadai potensi penurunan kualitas layanan pada saat pekerjaan penyambungan dilakukan.

Sebagai bagian dari strategi ketahanan jaringan, Telkomsat mengaktivasi kapasitas satelit untuk mengalihkan komunikasi kritikal dan menjaga layanan esensial mulai dari akses internet operasional, koordinasi antarlokasi, hingga telemetri sistem khususnya pada tujuh titik prioritas di atas. Solusi ini bersifat bridge (sementara) sampai pekerjaan perbaikan SMPCS-2 terselesaikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!